Dokter Sarankan Jemaah Haji Persiapkan Fisik Sebelum Berangkat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Calon jemaah haji disarankan untuk mempersiapkan kondisi fisik sejak dini sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Imbauan ini disampaikan oleh dr. Andi Kurniawan Sp.KO, dokter spesialis kedokteran olahraga, pada Kamis, 10 April 2026. Persiapan matang dinilai penting guna kelancaran ibadah haji yang membutuhkan kondisi tubuh prima.

Ibadah haji mengharuskan jemaah berjalan kaki antara 5 hingga 15 kilometer setiap hari, terutama di lingkungan bersuhu ekstrem. Latihan fisik yang teratur dapat membantu jemaah mengatasi tantangan tersebut dan menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

Dr. Andi Kurniawan menjelaskan bahwa latihan aerobik, seperti jalan cepat selama 30–60 menit sebanyak 3–5 kali seminggu, direkomendasikan. Latihan ini sebaiknya dimulai setidaknya tiga bulan sebelum keberangkatan.

Selain latihan aerobik, latihan kekuatan yang terfokus pada otot tungkai bawah juga disarankan. Latihan ini bertujuan untuk melenturkan lutut dan pergelangan kaki, serta memperkuat otot paha dan betis.

Simulasi ibadah dengan berjalan kaki menggunakan alas kaki yang akan dipakai selama haji juga dianjurkan. Praktik ini untuk mencegah lecet serta membantu adaptasi tubuh terhadap kondisi fisik selama menjalankan ibadah.

dr. Andi mengingatkan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan selama menjalankan ibadah haji, "Jangan menunggu haus. Suhu tinggi meningkatkan risiko dehidrasi yang dapat memperburuk kondisi metabolik. Targetkan minum 200–300 ml setiap jam saat beraktivitas," kata dr. Andi Kurniawan Sp.KO, dilansir dari Cahaya.

Mengatur asupan makanan dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks dan protein juga penting. Jemaah disarankan membatasi makanan pedas atau berminyak untuk mencegah gangguan pencernaan. Pengaturan aktivitas dan istirahat di tempat yang sejuk juga perlu dilakukan.