Penajam Paser Utara (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah menyatakan tertarik mempelajari konsep pembangunan pariwisata dan pengelolaan lingkungan di Ibu Kota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
"Sangat tertarik untuk mempelajari lebih lanjut konsep pembangunan pariwisata dan pengelolaan lingkungan di IKN, termasuk pemberdayaan masyarakat lokal," ujar Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, Sri Hartini, Selasa, ketika menjelaskan tujuan kunjungan kerja ke ibu kota baru Indonesia di Sepaku, Penajam Paser Utara.
"Juga tertarik mempelajari konsep pelestarian budaya dan penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di IKN," tambahnya.
DPRD Provinsi Jawa Tengah sedang menggarap rancangan peraturan daerah (raperda) penanganan lahan kritis, lanjut Sri Hartini, sehingga dapat belajar dan bertukar pikiran dengan Otorita IKN.
Baca juga: Pemerintah dorong penguatan kampus untuk bangun daerah di Kalimantan
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk IKN, ibu lota baru Indonesia diarahkan menjadi destinasi pariwisata unggulan kelas dunia melalui pengembangan wisata ramah lingkungan dan retret kebugaran yang mencerminkan kearifan lokal.
Konsep tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, jelas Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya setempat.
Otorita IKN telah menyediakan peta kunjungan (visitasi) wisata melalui aplikasi IKNOW yang menyajikan informasi layanan dan destinasi wisata secara interaktif, juga memuat layanan transportasi umum dan panduan perjalanan (travel guidebook) yang dapat diakses pengunjung atau masyarakat.
"Pembangunan IKN diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.
Baca juga: Wapres dukung pembangunan tempat ibadah representatif di IKN
Sejumlah potensi destinasi dan fasilitas wisata tengah dikembangkan di IKN, antara lain pusat konvensi (convention center), fasilitas kesehatan, pusat budaya Islam, pusat informasi wisatawan, pusat kuliner, kebun raya/kebun botani (botanical garden), serta pusat kebudayaan Nusantara.
Kemudian, beberapa destinasi atau tujuan wisata di wilayah delineasi IKN yang telah menjadi daya tarik dan dapat dikunjungi masyarakat meliputi Gunung Parung, Sungai Hitam Bekantan, Mangrove Mentawir, Goa Tapak Raja, dan Bukit Bangkirai.
Ibu kota baru Indonesia bakal menjadi superhub ekonomi Indonesia dari barat ke timur, IKN akan mendongkrak ekonomi Indonesia, demikian Bimo Adi Nursanthyasto.
Baca juga: Unhas dan IKN jajaki implementasi kendaraan listrik hasil riset
Baca juga: Kampus kalimantan didorong manfaatkan IKN untuk riset dan magang
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·