PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, menegaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap harus tetap dituntaskan sesuai perencanaan dan tidak boleh terhambat akibat kelalaian pihak rekanan.
“Tugas belum selesai, dan kita harus fokus melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan, meskipun dilakukan secara bertahap,” ujarnya, Senin (20/4).
Ia berharap seluruh program yang telah berjalan tidak mengalami keterlambatan. Menurutnya, komitmen terhadap kontrak kerja serta kepentingan publik menjadi tolok ukur utama dalam menilai kinerja pelaksanaan pembangunan.
“Program yang molor bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi merupakan bentuk tertundanya pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Imanudin juga menekankan pentingnya sikap responsif terhadap aspirasi masyarakat, terutama terkait infrastruktur dan layanan dasar.
Ia menilai media memiliki peran strategis sebagai jembatan antara kondisi di lapangan dan pengambilan kebijakan.
“Setiap informasi yang disampaikan media merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang harus ditanggapi secara positif,” ujarnya.

Untuk itu, DPRD Kabupaten Murung Raya mendorong tiga langkah konkret. Pertama, melakukan pengawasan melekat terhadap progres fisik maupun administrasi pekerjaan rekanan.
Kedua, melaksanakan evaluasi berkala berbasis data lapangan guna mengatasi hambatan teknis secara cepat. Ketiga, membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat agar setiap keluhan dapat menjadi bahan perbaikan, bukan sekadar polemik.
Dengan langkah tersebut, diharapkan pembangunan bertahap tetap berjalan secara terukur, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Murung Raya.
Imanudin juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini konsisten menyajikan informasi pembangunan secara berimbang. Ia menegaskan bahwa sinergi antara legislatif, eksekutif, rekanan, media, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
“Pembangunan yang tuntas bukan hanya soal selesainya proyek, tetapi juga tentang terjaganya kepercayaan publik melalui kerja yang transparan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (pan)
PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, menegaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap harus tetap dituntaskan sesuai perencanaan dan tidak boleh terhambat akibat kelalaian pihak rekanan.
“Tugas belum selesai, dan kita harus fokus melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan, meskipun dilakukan secara bertahap,” ujarnya, Senin (20/4).
Ia berharap seluruh program yang telah berjalan tidak mengalami keterlambatan. Menurutnya, komitmen terhadap kontrak kerja serta kepentingan publik menjadi tolok ukur utama dalam menilai kinerja pelaksanaan pembangunan.

“Program yang molor bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi merupakan bentuk tertundanya pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Imanudin juga menekankan pentingnya sikap responsif terhadap aspirasi masyarakat, terutama terkait infrastruktur dan layanan dasar.
Ia menilai media memiliki peran strategis sebagai jembatan antara kondisi di lapangan dan pengambilan kebijakan.
“Setiap informasi yang disampaikan media merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang harus ditanggapi secara positif,” ujarnya.
Untuk itu, DPRD Kabupaten Murung Raya mendorong tiga langkah konkret. Pertama, melakukan pengawasan melekat terhadap progres fisik maupun administrasi pekerjaan rekanan.
Kedua, melaksanakan evaluasi berkala berbasis data lapangan guna mengatasi hambatan teknis secara cepat. Ketiga, membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat agar setiap keluhan dapat menjadi bahan perbaikan, bukan sekadar polemik.
Dengan langkah tersebut, diharapkan pembangunan bertahap tetap berjalan secara terukur, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Murung Raya.
Imanudin juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini konsisten menyajikan informasi pembangunan secara berimbang. Ia menegaskan bahwa sinergi antara legislatif, eksekutif, rekanan, media, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
“Pembangunan yang tuntas bukan hanya soal selesainya proyek, tetapi juga tentang terjaganya kepercayaan publik melalui kerja yang transparan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (pan)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·