Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mendorong percepatan hasil nyata dalam kerja sama bilateral dengan memprioritaskan ekspansi produk Rusia di pasar lokal dan realisasi berbagai proyek infrastruktur strategis.
Dalam wawancara khusus di Jakarta pada Senin, Tolchenov menegaskan bahwa hubungan kedua negara kini harus melampaui sekadar retorika politik di forum multilateral.
Ia menekankan pentingnya pencapaian target-target konkret guna menciptakan ekosistem kerja sama yang lebih produktif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
"Saya optimistis hubungan bilateral Indonesia dan Rusia akan terus berkembang secara stabil. Yang diharapkan bukan sekadar pernyataan politik, tetapi hasil yang lebih nyata," tegas Tolchenov.
Sebagai langkah taktis untuk memperdalam integrasi ekonomi, Presiden Vladimir Putin telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pameran industri besar di Rusia pada Mei dan Juli 2026.
Salah satu agenda utama tersebut akan diselenggarakan di kota industri Kazan, Tatarstan, sebagai upaya memperkuat rantai pasok dan kolaborasi teknologi antarnegara.
Tolchenov menjelaskan bahwa penguatan kerja sama ini berdiri di atas fondasi sejarah panjang yang dimulai sejak era Presiden Soekarno.
Sejak tahun lalu, status hubungan kedua negara telah meningkat menjadi mitra strategis yang mencakup sektor militer, politik, ekonomi, hingga hubungan antarmasyarakat.
Melalui undangan langsung tersebut, Rusia berharap dapat mengintensifkan dialog tingkat tinggi yang bermuara pada peningkatan investasi dan kehadiran produk-produk manufaktur Rusia di Indonesia.
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·