EFL Selidiki Southampton atas Dugaan Mata&matai Latihan Middlesbrough

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Southampton kini sedang melakukan tinjauan internal setelah dijatuhi dakwaan oleh English Football League (EFL) atas tuduhan memata-matai sesi latihan rival play-off mereka, Middlesbrough, pada Kamis, 7 Mei 2026. Operator liga menuduh klub tersebut melanggar aturan dengan memantau latihan lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum pertandingan dimulai.

EFL menyatakan bahwa klub berjuluk The Saints itu diduga tidak bertindak dengan itikad baik terhadap klub lain. Seorang staf pelatih Southampton dilaporkan terlihat merekam sesi latihan Middlesbrough di pangkalan Rockliffe Park, hanya dua hari sebelum kedua tim bermain imbang 0-0 pada laga leg pertama semifinal play-off.

CEO Southampton, Phil Parsons, menegaskan bahwa pihaknya sedang mendalami fakta dan konteks di balik insiden tersebut secara bertanggung jawab.

"The club is fully co-operating with the EFL and the disciplinary commission, while also undertaking an internal review to ensure that all facts and context are properly understood," ujar Phil Parsons, CEO Southampton.

Parsons menambahkan bahwa manajemen telah meminta tambahan waktu kepada komisi disiplin independen karena jadwal pertandingan yang sangat padat.

"Given the intensity of the fixture schedule and the short turnaround between matches, we have requested time to complete that process thoroughly and responsibly," kata Phil Parsons, CEO Southampton.

Pihak klub juga menyadari adanya spekulasi publik yang berkembang, namun tetap menekankan pentingnya pengumpulan fakta secara utuh.

"We understand the discussion and speculation that has followed over recent days, but we also believe it is important that the full context is established before conclusions are drawn," tutur Phil Parsons, CEO Southampton.

Pelatih Middlesbrough, Kim Hellberg, menyampaikan kemarahannya setelah pertandingan leg pertama dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kecurangan.

"I think every club in the Championship should be angry because, who knows," kata Kim Hellberg, Manajer Middlesbrough.

Hellberg menilai perbuatan tersebut tidak bisa dibenarkan dan merugikan integritas kompetisi.

"It’s wrong. It’s just wrong," tegas Kim Hellberg, Manajer Middlesbrough.

Southampton sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan singkat terkait kerja sama mereka dengan otoritas liga dalam proses investigasi ini.

"The club is fully co-operating with the EFL and the disciplinary commission, while also undertaking an internal review to ensure that all facts and context are properly understood," sebut rilis resmi Southampton melalui BBC.

Klub asal pantai selatan Inggris ini juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

"We can confirm that we will be fully cooperating with the League throughout this process. Given the ongoing nature of the matter, the club is unable to comment any further at this time," tulis pernyataan Southampton yang dikutip The Guardian.

Laporan dari BBC menyebutkan bahwa individu yang diduga sebagai mata-mata tersebut terlihat berdiri di atas bukit dekat lapangan golf yang menghadap langsung ke tempat latihan Middlesbrough. Staf Middlesbrough berhasil mengidentifikasi orang tersebut melalui rekaman CCTV dan mencocokkan profilnya dengan data staf di situs resmi Southampton.

Berdasarkan aturan EFL No. 127 yang diperkenalkan setelah kasus spionase Leeds United pada 2019, klub dilarang keras mengamati latihan lawan dalam periode kritis sebelum laga. Komisi disiplin memiliki kewenangan luas untuk memberikan sanksi, mulai dari denda besar hingga pengurangan poin atau bahkan diskualifikasi dari babak play-off. Kedua tim dijadwalkan kembali bertemu pada laga leg kedua di Stadion St Mary's, Selasa, 12 Mei 2026 malam waktu setempat.