Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, kini dibidik atas dugaan keterlibatan dengan bandar narkoba kelas kakap, Ishak.

Keterlibatan perwira pertama Polri ini bukan sekadar desas-desus. Jenderal bintang satu di Mabes Polri mengonfirmasi adanya temuan baru yang mengarah pada peran aktif Deky dalam bisnis haram tersebut.

"Kami mendapatkan fakta baru terkait keterlibatan AKP Deky Jonathan Sasiang," tegas Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Tak main-main, Deky diduga kuat ikut mengatur operasional bisnis narkotika yang dijalankan oleh sindikat Ishak. Mengingat seriusnya keterlibatan oknum aparat ini, Bareskrim memutuskan untuk menarik kasus tersebut dari daerah ke pusat.

"Penanganan kasus sindikat bandar narkoba Ishak dkk saat ini diambil alih oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri," kata Eko.

Saat ini, nasib AKP Deky sedang di ujung tanduk. Ia tengah menjalani Penempatan Khusus (Patsus) sembari dikuliti oleh Bid Propam Polda Kalimantan Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ishak sendiri merupakan pimpinan sindikat narkoba yang ditangkap Polsek Melak di sebuah rumah kontrakan di Jalan KH Dewantara, Melak Ulu, Kutai Barat, 11 Februari 2026 lalu.

Saat penangkapan, polisi menyita 233,68 gram sabu dan puluhan paket siap edar, uang tunai lebih dari Rp54 juta, 8 timbangan digital, buku catatan penjualan, alat isap, hingga barang gadai seperti senapan angin dan sertifikat tanah. rmol news logo article