Atas arahan langsung Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, penanganan terpadu lintas OPD langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Langkah cepat tersebut diawali dengan koordinasi intensif bersama OPD terkait sebagai bentuk respons sigap Pemerintah Kota Semarang terhadap kondisi di lapangan pada Senin, 11 Mei 2026.
Selanjutnya, penanganan langsung dieksekusi melalui kolaborasi Kecamatan Semarang Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang pada Selasa, 12 Mei 2026.
Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengaturan lalu lintas, pengerukan material tanah, hingga pembersihan jalan agar kembali aman dilalui masyarakat.
“Atas instruksi Ibu Wali Kota, kami langsung bergerak bersama OPD terkait. Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas, Dinas PU melakukan pengerukan dan pembersihan ceceran tanah, kemudian dilanjutkan pembilasan dan penyemprotan oleh Dinas Pemadam Kebakaran agar kondisi jalan benar-benar bersih dan aman,” ujar Siwi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.
Menurut dia, percepatan penanganan menjadi prioritas karena Jalan Arteri Yos Sudarso merupakan salah satu jalur padat kendaraan dengan mobilitas tinggi. Karena itu, petugas juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung.
Tidak hanya berhenti pada penanganan darurat, Pemkot Semarang juga menyiapkan langkah antisipatif agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Dinas Perhubungan akan memasang rambu peringatan jalan licin dan pita kejut di sekitar lokasi guna meningkatkan kewaspadaan pengendara.
Di sisi lain, koordinasi juga dilakukan dengan pihak PT Cipta untuk melakukan pembenahan akses keluar-masuk kendaraan angkutan agar material tanah tidak kembali terbawa ke badan jalan. DPU turut menyiapkan saluran sederhana untuk mengurangi potensi genangan air di kawasan tersebut.
“Kami meminta pihak PT Cipta melakukan perawatan akses keluar masuk kendaraan truk agar tidak lagi menimbulkan ceceran tanah di jalan utama. Selain itu juga dibuat saluran agar air yang menggenang dapat langsung mengalir ke drainase di sepanjang Jalan Arteri Yos Sudarso,” lanjut Siwi.
Ia menegaskan, pola kerja cepat dan kolaboratif menjadi komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjawab aduan masyarakat secara responsif.
“Hari Senin dilakukan koordinasi lintas OPD, dan hari Selasa langsung dilakukan eksekusi di lapangan. Ini bentuk keseriusan Pemkot Semarang dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Melalui langkah cepat tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap kondisi Jalan Arteri Yos Sudarso kembali aman, nyaman, dan kondusif bagi pengguna jalan, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan responsif terhadap setiap persoalan yang dikeluhkan masyarakat. 
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·