Enam Bupati di Indonesia Tercatat Miliki Harta Ratusan Miliar Rupiah

Sedang Trending 2 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Sejumlah kepala daerah di Indonesia, khususnya bupati, tercatat memiliki harta kekayaan yang fantastis, mencapai ratusan miliar rupiah. Data tersebut terungkap berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Minggu (12/4/2026).

Mayoritas bupati dengan kekayaan terbanyak ini, dilansir dari Bloomberg Technoz, memiliki latar belakang sebagai pengusaha sebelum akhirnya menjabat sebagai kepala daerah. Kekayaan mereka umumnya didominasi oleh aset tanah, bangunan, dan kepemilikan bisnis di berbagai sektor.

Salah satu yang menonjol adalah Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, yang dilaporkan memiliki total kekayaan mencapai sekitar Rp395,9 miliar. Asetnya banyak berbentuk tanah dan bangunan, termasuk ratusan bidang properti. Bisnisnya mencakup konstruksi, rental alat berat, ekspedisi dan logistik, serta properti di bawah naungan PT Karawang Maju Jaya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp272 miliar dalam LHKPN-nya. Jumlah ini menunjukkan peningkatan Rp6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp266 miliar. Bisnisnya meliputi alat berat, angkutan laut, transportasi khusus Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL), dan industri.

Kemudian, Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, memiliki harta kekayaan yang diperkirakan antara Rp147 miliar hingga Rp151,7 miliar per April 2026. Ia termasuk salah satu bupati terkaya di Sulawesi Selatan, dengan aset utama tanah dan bangunan senilai Rp142,29 miliar, serta beberapa unit alat transportasi termasuk kapal laut seharga Rp2,5 miliar.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani Fuad, juga tercatat dengan harta kekayaan sekitar Rp138 miliar. Kekayaan ini sebagian besar berasal dari pengalaman profesionalnya sebagai pengusaha sukses dan komisaris di beberapa perusahaan sebelum terjun ke dunia pemerintahan.

Selanjutnya, Bupati Rembang, Harno, dilaporkan memiliki total harta kekayaan Rp133 miliar. Aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan senilai Rp60,9 miliar, menempatkannya sebagai salah satu calon kepala daerah dengan kekayaan signifikan.

Di Sulawesi Selatan, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, memiliki kekayaan lebih dari Rp111 miliar, berdasarkan laporan LHKPN awal 2026. Dikenal dengan julukan 'Raja SPBU', sumber kekayaannya berasal dari bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di beberapa kabupaten.

Fenomena ini sempat menjadi sorotan publik, terutama dengan kasus Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang memiliki harta Rp86 miliar namun kemudian terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada awal Maret 2026. OTT tersebut terkait dugaan suap dalam pengadaan barang dan jasa di wilayah Kabupaten Pekalongan.