FC Cincinnati dijadwalkan menjamu Chicago Fire dalam lanjutan kompetisi MLS di TQL Stadium pada Sabtu, 18 April 2026, tanpa kehadiran pencetak gol terbanyak mereka, Kevin Denkey. Denkey harus absen akibat sanksi larangan bermain setelah menerima dua kartu kuning saat laga melawan Toronto FC pekan lalu.
Pelatih kepala FC Cincinnati, Pat Noonan, tetap optimistis timnya mampu mengantisipasi absennya Denkey meskipun disiplin pemain menjadi sorotan utama. Cincinnati tercatat selalu menerima kartu merah dalam empat pertandingan terakhir di MLS, dengan rincian hasil satu kali menang, satu kali seri, dan dua kali kalah.
Absennya Denkey merupakan kehilangan besar mengingat ia telah mengemas dua gol dari tujuh laga musim ini, serta mencatatkan 16 gol pada musim 2025. Noonan mempertimbangkan Gerardo Valenzuela dan Kenji Mboma Dem sebagai opsi untuk mengisi lini serang timnya.
"We've talked about it this week, just with Kevin's suspension and how we want our attacking structure to look, to begin the game." kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Noonan menjelaskan bahwa pemilihan personel dan keseimbangan tim menjadi fokus utama dalam persiapan menghadapi Chicago Fire. Valenzuela baru saja kembali setelah menjalani sanksi, sementara Mboma Dem dinilai tampil impresif dalam beberapa laga terakhir.
"Personnel, balance, all of it and Dado [Gerardo Valenzuela] missed the time from his suspension, and I think he lost some game minutes there." ujar Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Meskipun memiliki opsi penyerang lain, Noonan memberikan penegasan serius mengenai tren kartu merah yang melanda skuadnya belakangan ini. Ia menyoroti masalah disiplin individu maupun kolektif yang merugikan tim saat harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain.
"But Kenji has done a really good job with his minutes, and so, both of them have been talked about pretty consistently as far as options go." tutur Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Pelatih Cincinnati tersebut menyatakan kekhawatirannya atas kegagalan tim mengakhiri pertandingan dengan kekuatan penuh 11 orang selama empat laga beruntun. Hal ini menjadi catatan evaluasi mendalam bagi staf kepelatihan sebelum menjamu tim tamu yang sedang dalam performa menanjak.
"The biggest concern is four games in a row now where we don't finish the game with 11 men." kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Noonan menekankan bahwa masalah disiplin, baik yang dipicu oleh rasa frustrasi individu maupun kelompok, tidak boleh lagi merusak kemampuan tim dalam menuntaskan laga. Chicago Fire saat ini berada di posisi kedua Wilayah Timur dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan.
"That's a discipline issue, and whether it's frustration on an individual level or collectively, that can't carry over into affecting the team to finish the game." ujar Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Chicago Fire datang dengan modal kemenangan beruntun melawan Nashville SC dan Atlanta United, serta baru saja memastikan diri lolos ke perempat final U.S. Open Cup. Pertandingan ini akan disiarkan secara global melalui Apple TV dan siaran radio lokal iHeart Media ESPN 1530 mulai pukul 19.30 waktu setempat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·