Fenomena Karagul Raup Saweran TikTok Saat Lakukan Penikaman di Bursa

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Seorang selebgram asal Turki berinisial M.C. yang dikenal dengan nama akun Karagul melakukan aksi penikaman terhadap seorang perempuan di Distrik Osmangazi, Provinsi Bursa, saat sedang menyiarkan siaran langsung melalui platform TikTok pada Senin, 20 April 2026.

Pelaku menyerang korban menggunakan sebilah pisau setelah terlibat perselisihan verbal, sementara tangan lainnya tetap memegang ponsel untuk merekam aksi kekerasan tersebut kepada para pengikutnya di media sosial.

Berdasarkan laporan korkusuz.com.tr, aksi brutal tersebut justru memicu antusiasme dari sejumlah penonton yang memberikan berbagai hadiah digital atau saweran kepada pelaku selama proses penikaman berlangsung hingga saat penangkapan oleh pihak kepolisian.

Meskipun telah diamankan ke dalam kendaraan petugas, pelaku dilaporkan tetap melanjutkan siaran langsungnya tanpa ada upaya dari pihak berwenang untuk menghentikan transmisi video tersebut secara langsung di lokasi kejadian.

Identitas pelaku sebelumnya sempat menjadi perhatian publik terkait dugaan kekerasan terhadap anak-anaknya, yang menyebabkan ketiga buah hatinya harus berada di bawah perlindungan negara menurut catatan otoritas setempat.

Selain kasus kekerasan di media sosial, dinamika politik di Majelis Agung Nasional Turki juga menjadi sorotan setelah muncul rencana perubahan peraturan internal untuk mendisiplinkan anggota parlemen yang kerap mangkir dari rapat paripurna.

Pimpinan partai penguasa berencana menerapkan denda pemotongan gaji bagi anggota dewan yang tidak hadir dalam pemungutan suara guna memenuhi kuorum minimal 200 orang di ruang sidang.

"Sürekli maaş ve yemek ile gündeme getiriliyoruz. ‘Gelmezseniz maaşınızı keseriz’ yaklaşımı milletvekilini küçük düşürür. Kendi elimizle itibarımızı yok etmek olur." ujar salah satu anggota parlemen senior dari partai AKP menanggapi rencana denda tersebut.

Protes juga muncul dari mantan anggota parlemen, Mehmet Metiner, yang sempat mengkritik Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui media sosial setelah mengalami kendala saat pengurusan visa diplomatik dan pengambilan sidik jari.

"Dışişleri Bakanlığımızdan aradılar. Gerekli hassasiyeti gösterdiler. ABD’nin bu yanlış tavrına dikkat çekmeyi amaçlayan paylaşımım amacına ulaştığı için o paylaşımlarımı kaldırma gereği duydum." kata Mehmet Metiner dalam unggahan terbarunya setelah menghapus keluhan sebelumnya.

Di bidang olahraga, persaingan liga sepak bola divisi pertama Turki juga diwarnai ketegangan setelah pemain Keçiörengücü, İbrahim Akdağ, memberikan pernyataan terkait rivalitas timnya dengan Esenler Erokspor.

"Biz de onun çocuğuyuz. Cumhurbaşkanımızı sevmekten vazgeçmeyeceğiz" tegas İbrahim Akdağ menanggapi tuduhan adanya perlakuan khusus terhadap tim lawan terkait hubungan politik tertentu.