Moskow (ANTARA) - Penyelenggara Global Sumud Flotilla mengatakan dua aktivis yang diculik oleh Israel saat berusaha membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza telah dipindahkan ke penjara yang dikelola Israel di wilayah kantong Palestina itu.
"Global Sumud Flotilla mengonfirmasi bahwa Saif Abukeshek dan Thiago Avila kini dipindahkan ke Penjara Shikma di Ashkelon, utara Gaza, Palestina yang diduduki, menyusul penculikan mereka yang ilegal di perairan Eropa," kata kelompok kemanusiaan itu dalam pernyataannya pada Sabtu (2/5).
Penyelenggara mengatakan pasukan Israel menaiki kapal mereka pada Rabu malam dan menangkap 180 aktivis, 178 di antaranya telah dibebaskan.
Saif Abukeshek, warga negara Spanyol dan Swedia keturunan Palestina, serta Thiago Avila, warga negara Brasil, masih ditahan oleh Israel.
Kelompok tersebut mengatakan Penjara Shikma kerap digunakan Israel untuk menahan warga Palestina, termasuk warga sipil dari Gaza.
Sumud Flotilla mengutip Kedutaan Besar Brazil yang menyatakan Avila dilaporkan mengalami penyiksaan dan pemukulan selama ditahan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Sempat dicegat Israel, konvoi Global Sumud lanjutkan pelayaran ke Gaza
Baca juga: Dinilai berbahaya, Uni Eropa tak anjurkan bantuan ke Gaza lewat armada
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·