Gangwon FC Targetkan Kemenangan Saat Jamu Daejeon Hana Citizen

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Gangwon FC dijadwalkan menjamu Daejeon Hana Citizen dalam pertandingan pekan ke-14 K League 1 di High1 Arena, Gangneung, pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi peluang bagi tuan rumah untuk memperbaiki peringkat klasemen sementara setelah tertahan di posisi keenam.

Klub berjuluk Gangwon Province tersebut saat ini mengoleksi 18 poin yang diraih dari empat kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan. Pelatih Gangwon FC, Chung Kyung-ho, menurunkan susunan pemain utama yang sama dengan laga sebelumnya untuk menjaga stabilitas tim.

Daftar pemain starter yang diturunkan meliputi Choi Byung-chan, Ko Young-joon, Kim Dae-won, Seo Min-woo, Lee Yoo-hyun, Song Joon-seok, Lee Ki-hyuk, Kang Tu-ji, Kang Jun-hyuk, dan penjaga gawang Park Chung-hyo. Keputusan ini diambil meskipun pada laga terakhir melawan Gwangju, tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

"Ini adalah pertandingan pertama dalam dua hari. Pemain akan menanggung beban fisik yang besar. Kami menurunkan pemain yang sama lagi untuk mempertahankan gaya yang telah kami lakukan," kata Chung Kyung-ho, Pelatih Gangwon FC.

Chung menjelaskan bahwa proses pemulihan cedera beberapa pemain seperti Kim Gun-hee dan Kim Dong-hyun masih berjalan dan belum siap untuk rotasi penuh. Ia menekankan pentingnya memotivasi tim dengan mengingat pencapaian positif pada musim sebelumnya.

"Gun-hee dan Dong-hyun juga mulai membaik setelah cedera mereka. Kedua pemain tersebut tidak cukup untuk bermain dalam rotasi. Mari kita ingatkan para pemain dan masa-masa ketika kita tampil bagus tahun lalu. Saya minta maaf atas hasil imbang, tetapi saya menyampaikan bagian bahwa kita tidak kalah," ujar Chung.

Fokus strategi tim menjelang jeda kompetisi akan diarahkan pada penguatan mentalitas dan keinginan pemain untuk terus berkembang. Chung mengharapkan determinasi tinggi dari setiap individu yang berlaga di lapangan hijau.

"Semua orang di luar sana akan tahu apakah kita putus asa atau sangat membutuhkan. Ini bukan hanya tentang memotivasi diri sendiri dengan kata-kata, tetapi yang penting adalah dari mana pikiran itu berasal sehingga kita bisa mencurahkan segalanya di lapangan permainan. Anda tidak boleh puas dengan standar tertentu dan harus memiliki keinginan untuk tumbuh dan berkembang. Tidak mudah untuk menanamkan keputusasaan pada pemain di setiap pertandingan. Namun, kami banyak berbicara dalam pertemuan untuk melangkah maju bersama para pemain," tegas Chung.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menanggapi kritik taktik dari suporter dengan sikap terbuka dan tenang. Ia menyikapi komentar emosional penggemar sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional.

"Seseorang berkata, 'Itu semua karena Jung Kyung-ho.' Itu karena saya menaikkan standar pandangan terlalu tinggi. Fans berkata, 'Saya hanya makan makanan enak setiap hari, tapi bagaimana jika saya makan makanan yang sedikit tidak enak?'" ucap Chung sambil tersenyum.

Chung berharap dukungan suporter tetap konsisten meskipun tim sedang menghadapi periode sulit. Hal ini dinilai penting untuk membantu stabilitas performa tim di sisa kompetisi.

"Saya pikir itu adalah reaksi yang cukup bisa muncul. Semua orang emosional setelah pertandingan. Namun, di saat-saat seperti ini, saya berharap ini akan menjadi kesempatan bagi satu sama lain untuk melihat ke belakang sekali lagi. Bahkan ketika kita dalam kesulitan, saya juga berpikir akan lebih baik bagi para penggemar untuk lebih mendukung kami. Pekerjaan ini berakhir dengan baik bersama para penggemar," tambah Chung.