Gary Rowett Soroti Profesionalisme Leicester City Usai Imbang Lawan Millwall

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Manajer Leicester City Gary Rowett menekankan pentingnya sikap profesional kepada anak asuhnya setelah meraih hasil imbang 1-1 melawan Millwall pada laga lanjutan Championship di Stadion King Power, Jumat, 24 April 2026. Hasil ini didapat sesaat setelah klub dipastikan terdegradasi ke League One.

Pertandingan tersebut menjadi ujian mental bagi skuat The Foxes yang baru saja menerima kenyataan pahit turun kasta pada tengah pekan sebelumnya. Rowett mengaku sempat meragukan bagaimana respons para pemainnya di atas lapangan setelah nasib tim sudah tersegel.

"It was always going to be a tough evening knowing that we sealed our fate on Tuesday. There was a little bit of me wondering how we would respond and how we would perform." ujar Gary Rowett, Manajer Leicester City kepada BBC Sport.

Pelatih tersebut memberikan instruksi khusus agar para pemain tetap menjalankan tugas mereka secara maksimal sebagai bentuk tanggung jawab pekerjaan. Penegasan ini diberikan guna menjaga integritas tim di sisa kompetisi yang masih berjalan.

"We spoke candidly about the need to be professional and the need to make sure that we did out jobs at the very least." kata Gary Rowett, Manajer Leicester City.

Pada babak pertama, performa tuan rumah sempat kalah agresif dibandingkan tim tamu yang sedang memburu tiket promosi. Rowett menilai tim lawan menunjukkan intensitas lari dan energi yang lebih besar dalam upaya memenangkan pertandingan sejak awal laga.

"The first half was probably an indication of Millwall just wanted the game a little bit more – they had more energy and ran with more intensity at times." ujar Gary Rowett, Manajer Leicester City.

Namun, Leicester City mampu bangkit pada paruh kedua dengan menunjukkan daya juang yang lebih solid. Rowett menyoroti gol yang tercipta sebagai representasi dari karakter permainan yang selama ini ia harapkan dari anak asuhnya.

"In the second half we had a bit more energy and a bit more fight about our performance and the goal sums it up. I've spoken about wanting a bit more nastiness and a little more bloody-mindedness to score some scruffier goals in one box and to defend the other better." kata Gary Rowett, Manajer Leicester City.

Performa individu bek Harry Souttar mendapat pujian khusus setelah absen dalam waktu yang sangat lama dari skuat utama. Rowett menilai kehadiran Souttar bersama Jannik Vestergaard memberikan ketangguhan lini pertahanan yang sempat hilang musim ini.

"And Harry Souttar summed it up tonight, he headed everything out of our box and had real desire, along with Jannik [Vestergaard] and the one opportunity he gets in the other box, he attacks it like there is only one person that is going to score." ujar Gary Rowett, Manajer Leicester City.

Kembalinya Souttar ke dalam lapangan menjadi sorotan positif di tengah periode sulit yang dialami klub. Manajer mengapresiasi kontribusi sang bek yang langsung tampil impresif meskipun sudah menepi dari pertandingan kompetitif selama lebih dari setahun.

"We have missed that, and for someone to give us that after being out for 450-odd days is quite incredible." kata Gary Rowett, Manajer Leicester City.