Gelandang Guadalajara Brian Gutierrez mencetak gol melengkung jarak jauh yang spektakuler pada menit pertama pertandingan persahabatan antara tim nasional sepak bola Meksiko melawan Ghana di Stadion Cuauhtemoc, Jumat.
Peluang gol cepat tersebut tercipta akibat kesalahan penjaga gawang tim asal Afrika tersebut saat mencoba mengoper bola dari lini belakang. Bola yang terlepas langsung mengarah ke jalur pergerakan penyerang Meksiko yang sedang maju menekan.
Gutierrez kemudian memanfaatkan posisi penjaga gawang yang kurang ideal dengan melepaskan tendangan melengkung kaki kanan yang akurat ke dalam gawang. Gol tersebut memicu perayaan masif di seluruh tribune stadion.
Manajer tim nasional Meksiko Javier Aguirre memilih lima pemain dari Guadalajara untuk masuk dalam daftar susunan pemain awal. Keputusan ini mempertahankan inti dari tim klub yang mencatatkan performa terbaik selama turnamen Clausura 2026.
Pertandingan ini menjadi persiapan krusial menjelang Piala Dunia 2026 mendatang. Meksiko dijadwalkan bertanding melawan Afrika Selatan pada laga pembuka turnamen tersebut tanggal 11 Juni di Estadio Azteca pukul 13.00 waktu Meksiko Tengah.
Di sisi lain, laporan mengenai kemungkinan absennya pelatih Ghana Carlos Queiroz dalam laga uji coba kompetitif terakhir sebelum Piala Dunia ini memicu kritik keras dari mantan manajer Bolgatanga Mighty Rocks, Gabriel Agambila.
"What is so important that he is not going to be available for this most important tournament that comes once every 4 years?" tanya Gabriel Agambila, mantan pelatih Bolgatanga Mighty Rocks dan advokat pembangunan.
Agambila mempertanyakan cara pelatih menilai dan membangun hubungan dengan skuad, terutama karena beberapa pemain yang baru dipanggil belum pernah tampil untuk tim nasional senior.
"This is the only competitive friendly that we are going to play before the World Cup in a few weeks, so if he is not going to be there to at least assess the 70 percent of these guys he called who have never played in the senior national team, then when is he going to get used to the team before the commencement of the World Cup?" ujar Gabriel Agambila, mantan pelatih Bolgatanga Mighty Rocks dan advokat pembangunan.
Jika laporan ketidakhadiran tersebut benar, Agambila menyarankan agar pelatih Queiroz menepi untuk sementara waktu dan memberikan tanggung jawab kepemimpinan tim kepada pihak lain.
"If it is true that he won’t be there for the last game before the World Cup, then he should just stay away and we give the team to Stephen Appiah, supervised by Didi Dramani," tambah Gabriel Agambila, mantan pelatih Bolgatanga Mighty Rocks dan advokat pembangunan.
Berdasarkan pengalamannya dalam manajemen sepak bola, Agambila menjelaskan bahwa membangun keserasian antara manajer dan pemain membutuhkan waktu serta beberapa pertandingan.
"It takes a couple of games to get a manager familiar with his boys," kata Gabriel Agambila, mantan pelatih Bolgatanga Mighty Rocks dan advokat pembangunan.
Komentar dari Agambila dilansir dari modernghana.com telah memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola mengenai strategi persiapan terbaik bagi tim nasional Ghana menjelang turnamen global tersebut.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·