Tokyo (ANTARA) - Sebuah gempa bermagnitudo 6,2 mengguncang Hokkaido di Jepang utara pada Senin pagi waktu setempat, tetapi tidak berpotensi tsunami, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Gempa yang terjadi pukul 05:24 pagi waktu setempat itu berpusat di wilayah Tokaichi di bagian utara Hokkaido dan memiliki kedalaman 83 kilometer.
Gempa Senin tersebut tercatat pada tingkat 5 dari 7 dalam skala intensitas gempa Jepang. Gempa dalam skala 5 dideskripsikan sebagai tingkat gempa di mana orang-orang akan kesulitan berjalan tanpa berpegangan.
Belum ada korban jiwa ataupun terluka yang dilaporkan.
Sementara itu, Hokkaido Electric Power Co. menyatakan tidak ada anomali yang terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir Tomari di Hokkaido seusai gempa.
Gempa tersebut terjadi seiring dengan peringatan selama sepekan yang diterbitkan JMA terkait meningkatnya risiko gempa kuat menyusul gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Prefektur Aomori di Jepang timur laut tepat sepekan sebelumnya.
Hokkaido adalah satu dari tujuh daerah yang disebut dalam peringatan tersebut.
Adapun magnitudo gempa Senin ini sebelumnya diperkirakan berkekuatan 6,1, tetapi angkanya kemudian direvisi.
Sumber: Kyodo
Baca juga: Kedutaan: Gempa di Honshu Jepang tidak timbulkan korban jiwa
Baca juga: Gempa magnitudo 7,4 guncang Jepang utara, ada peringatan tsunami
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·