Pemerintah Kabupaten Lamandau melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026 yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid di Lapangan Kantor Bupati Lamandau, Nanga Bulik, Senin pagi (27/4/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 1017/Lmd Letkol Arm Ady Kurniawan dan perwakilan Polres serta Kejaksaan Negeri Lamandau.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Abdul Hamid menjelaskan bahwa tema peringatan tahun ini menitikberatkan pada hubungan harmonis yang konstruktif antar tingkatan pemerintahan. Ia menegaskan kolaborasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Pemilihan tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas Tahun 2045", ini merupakan refleksi atas pentingnya hubungan harmonis dan konstruktif antara pusat dan daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kita harus membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi bangsa maju, mandiri, dan berdaulat," ujar Abdul Hamid, Wakil Bupati Lamandau.
Sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, Abdul Hamid merinci sejumlah poin strategis yang harus segera disinkronkan oleh pemerintah daerah. Hal ini mencakup kedaulatan pangan, penguatan infrastruktur teknologi, serta perbaikan integritas birokrasi yang bebas dari praktik korupsi.
Sektor kesejahteraan sosial juga menjadi sorotan utama, khususnya mengenai pemerataan akses pendidikan, program pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa, dan penanganan stunting secara terukur. Transformasi layanan publik melalui e-government turut didorong untuk mempercepat efisiensi birokrasi di lingkungan Pemkab Lamandau.
"Semoga semangat otonomi daerah menjadi motor penggerak bagi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara," pungkas Abdul Hamid, Wakil Bupati Lamandau.
Pelaksanaan upacara dikawal oleh Kabag Protokol Medika Hermawan sebagai perwira upacara dan Aldo sebagai komandan upacara. Peserta upacara terdiri dari gabungan personel TNI, Polri, Satpol PP, serta aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah menurut laporan Prokalteng.co.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·