Google Beri Penjelasan Terkait Unduhan Otomatis File AI di Chrome

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Google memberikan klarifikasi resmi terkait laporan pengunduhan otomatis file kecerdasan buatan (AI) berukuran besar ke perangkat pengguna tanpa persetujuan eksplisit pada Kamis (7/5/2026). Perusahaan menjelaskan bahwa file tersebut merupakan model Gemini Nano yang berfungsi menjalankan fitur AI secara lokal.

Dilansir dari Detik iNET, model Gemini Nano diunduh secara otomatis untuk mendukung fitur on-device tanpa harus mengirimkan data pengguna ke server awan (cloud). Langkah ini diambil guna menjaga privasi serta meningkatkan kecepatan akses fitur keamanan seperti deteksi penipuan dan antarmuka pemrograman aplikasi (API) bagi pengembang.

Pihak Google menjelaskan fungsi utama dari kehadiran model AI yang terintegrasi langsung di dalam peramban desktop tersebut.

"Kami menawarkan Gemini Nano untuk Chrome sejak tahun 2024 sebagai model on-device yang ringan. Model ini mendukung kemampuan keamanan seperti deteksi penipuan dan API pengembang tanpa mengirimkan data kalian ke cloud," kata Google.

Perusahaan teknologi tersebut juga menyadari perlunya kontrol pengguna terhadap ruang penyimpanan lokal pada perangkat mereka. Oleh karena itu, Google mengklaim telah menyediakan mekanisme untuk menonaktifkan fitur tersebut sejak awal tahun ini.

"Pada bulan Februari, kami mulai merilis cara bagi pengguna untuk menonatifkan dan menghapus model tersebut dengan mudah langsung di pengaturan Chrome. Setelah dinonaktifkan, model tersebut tidak akan lagi diunduh atau diperbarui," imbuh Google.

Meskipun Google telah menyediakan opsi di menu pengaturan sistem, laporan dari Detik iNET menyebutkan bahwa fitur penghapusan Gemini Nano pada Chrome versi Windows belum sepenuhnya tersedia secara merata bagi semua pengguna saat ini.

Pengguna dapat mengelola model AI ini melalui menu Chrome Help Center atau mencoba metode teknis melalui pengaturan internal flag. Apabila fitur tersebut dimatikan, ruang penyimpanan perangkat akan kembali luas, namun seluruh fungsionalitas yang bergantung pada model Gemini Nano otomatis berhenti beroperasi.