Green SM Indonesia Beri Klarifikasi Terkait Kecelakaan KA di Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Manajemen Green SM Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap proses investigasi insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan operasional perusahaan dengan kereta api di perlintasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.

Data terkini menunjukkan dampak fatal dari insiden yang terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 tersebut. Sedikitnya 14 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 84 korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, sebagaimana dilansir dari Money.

Pihak pengelola PT Xanh SM Green and Smart Mobility Indonesia (GSM Indonesia) telah memberikan keterangan resmi terkait keterlibatan unit mereka dalam peristiwa tersebut. Perusahaan berkomitmen kooperatif dengan otoritas yang berwenang guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tulis manajemen Green SM melalui akun Instagram @id.greensm, Selasa (28/4/2026).

Pihak manajemen turut menekankan bahwa aspek keamanan penumpang dan kru merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda bisnis transportasi mereka. Evaluasi menyeluruh terhadap standar pelayanan akan terus dilakukan pascakejadian ini.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," tulis Green SM.

Di sisi lain, KAI Daop 1 Jakarta mengonfirmasi bahwa penanganan cepat telah dilakukan sejak detik pertama laporan masuk. Upaya evakuasi dilakukan secara terpadu oleh petugas di lapangan untuk memulihkan jadwal perjalanan yang sempat terganggu.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah transportasi ini.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak," ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Prioritas utama KAI saat ini adalah memberikan bantuan medis terbaik bagi para korban luka. Anne memastikan bahwa koordinasi antarinstansi terus diperkuat untuk memberikan kepastian informasi kepada pihak keluarga korban.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat," imbuh Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.