Gubernur Bobby Nasution Pastikan Aliran Listrik di Sumatera Utara Normal

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Aliran listrik di wilayah Provinsi Sumatera Utara kini telah pulih sepenuhnya setelah sempat mengalami pemadaman total atau blackout di sejumlah daerah. Pemulihan interkoneksi kelistrikan tersebut dipastikan selesai secara menyeluruh pada Senin (25/5/2026).

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan kepastian tersebut setelah menghadiri rapat pemulihan pascabencana Sumatera bersama DPR dan pemerintah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir dari Detikcom.

"Tadi pagi juga sudah disampaikan sudah 100% kembali normal. Sudah 100% kembali normal," kata Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara.

Meskipun pasokan daya telah pulih, Bobby Nasution mengakui bahwa insiden padamnya listrik tersebut menimbulkan dampak kerugian yang nyata bagi masyarakat. Berbagai sektor usaha, mulai dari peternakan hingga industri perikanan yang bergantung pada ruang pendingin, mengalami kendala operasional.

"Ya, itu dia (peternak terdampak). Itu rentetan dampaknya, nah pasti setelah ini akan kita lihat. Nah, tentu akan akan kita lihat bagaimana penanggulangannya. Ya, seperti ada industri juga ya, seperti misalnya di bukan hanya peternakan, di perikanan misalnya ada yang pakai cold storage dan segala macam," jelas Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kini tengah mengkaji besaran dampak kerugian tersebut guna menentukan langkah penanganan lanjutan. Koordinasi dengan struktur pemerintahan yang lebih tinggi akan dilakukan jika kapasitas daerah tidak mencukupi.

"Ini yang yang akan kita lihat dampak sejauh mana, apakah memang bisa dari pemerintah provinsi yang menanggulangi, atau kita koordinasi dengan pemerintah atasan, dengan pemerintah pusat," sambung Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara.

Politikus Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa pihaknya bergerak cepat merespons keluhan masyarakat selama gangguan berlangsung. Prioritas utama dialokasikan untuk menjaga objek vital pelayanan publik.

"Ditindaklanjuti sebenarnya sudah. Yang pasti paling utama kan yang paling kita upayakan kemarin rumah sakit ya, layanan-layanan lain-lain layanan dasar ke masyarakat agar tidak terganggu, dan juga pusat-pusat ekonomi yang kita minta juga agar tidak terganggu, yang selebihnya memang masih masih kita koordinasikan kemarin," tutur Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara.

Penyebab kelumpuhan sistem interkoneksi kelistrikan di sebagian besar wilayah Sumatera ini dipicu oleh gangguan teknis pada jaringan tegangan tinggi. Masalah tersebut menyebar luas hingga mengganggu pasokan daya di lima provinsi berbeda.

Direktur Transmisi PT PLN (Persero) Edwin Nugraha Putra menjelaskan bahwa fenomena power swing atau osilasi tegangan tinggi menjadi penyebab utama ambruknya sistem interkoneksi. Penjelasan tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

"Kami dari PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, terutama kepada masyarakat di wilayah daerah Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga ke Aceh atas terjadinya gangguan listrik yang terjadi pada hari Jumat yang lalu," kata Edwin Nugraha Putra, Direktur Transmisi PT PLN (Persero).