Gubernur Jakarta Pramono Anung memerintahkan jajarannya untuk memberantas populasi ikan sapu-sapu di sejumlah wilayah perairan Jakarta secara rutin mulai Kamis, 16 April 2026. Langkah ini diambil menyusul lonjakan populasi spesies tersebut yang bersifat invasif dan mulai merusak keseimbangan ekosistem sungai di ibu kota.
Kebijakan pembersihan berkala tersebut dilakukan karena ikan ini dinilai membahayakan lingkungan sekitar serta memiliki risiko kesehatan bagi masyarakat. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang telah dilakukan, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan Jakarta tidak layak dan berbahaya untuk dikonsumsi manusia.
Dilansir dari Detik iNET, ikan sapu-sapu yang banyak ditemukan di Indonesia umumnya berasal dari genus Pterygoplichthys. Spesies ini memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa tinggi, sehingga mampu bertahan hidup meski berada di perairan dengan kadar oksigen terlarut yang sangat rendah atau tercemar.
Secara morfologi, ikan ini dicirikan dengan sisik keras namun fleksibel serta mulut penghisap di bagian bawah kepala yang berfungsi sebagai penyedot makanan. Kecepatan pertumbuhannya tergolong pesat, di mana dalam waktu dua tahun ukurannya dapat mencapai 35 sentimeter dan mampu hidup hingga rentang usia 15 tahun.
Ikan yang sering dijuluki sebagai 'janitor fish' ini bersifat eurifagik atau pemakan segala, mulai dari alga hingga tanaman air. Kemampuannya bertahan hidup di luar air hingga 30 jam dengan cadangan oksigen di perut menjadikannya sulit dikendalikan tanpa tindakan pemusnahan yang sistematis.
Habitat asli ikan sapu-sapu sebenarnya berasal dari aliran sungai deras di Amerika Selatan seperti kawasan Argentina dan Brazil. Namun, di Indonesia, mereka sering membuat lubang di dasar sungai berlumpur untuk meletakkan ratusan telur yang mempercepat penyebaran populasi secara liar.
Meskipun pada dasarnya dapat dimakan jika dibudidayakan di air bersih, ikan sapu-sapu di perairan terbuka Jakarta sangat berisiko terkontaminasi polutan. Pemerintah Provinsi Jakarta kini fokus pada pengawasan populasi guna menjaga keberlangsungan fauna lokal lainnya di sungai-sungai Jakarta.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·