Harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Persero) Tbk tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 20.000 per gram pada perdagangan Jumat (17/4/2026). Dilansir dari Bloombergtechnoz, nilai komoditas ini kini berada di level Rp 2.868.000 per gram akibat sentimen pasar global.
Penurunan ini juga berdampak pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam yang terpangkas Rp 15.000 dari posisi sebelumnya. Saat ini, harga buyback dipatok pada angka Rp 2.659.000 per gram untuk transaksi hari ini.
Kondisi pasar domestik tersebut berbanding lurus dengan pelemahan harga emas dunia di pasar spot yang turun 0,18% ke level US$ 4.780,18 per troy ons pada pagi ini. Padahal, sehari sebelumnya harga emas sempat ditutup dengan kenaikan tipis sebesar 0,06%.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan keterangan terkait perkembangan situasi geopolitik yang memengaruhi pergerakan aset aman. Penurunan harga ini dipicu oleh optimisme kesepakatan damai antara Amerika Serikat dengan Iran yang mulai menemui titik terang.
"Terlihat bagus bahwa kami akan segera membuat kesepakatan dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang baik. Pembicaraan bisa berlanjut akhir pekan ini," tegas Trump, Presiden Amerika Serikat di Gedung Putih.
Donald Trump menambahkan bahwa Iran telah menyetujui sejumlah poin krusial, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian pengembangan senjata nuklir. Selain itu, Israel dan Lebanon juga dilaporkan telah menyepakati gencatan senjata selama sepuluh hari.
Kendati demikian, para pelaku pasar tetap bersikap waspada terhadap keberlanjutan proses damai tersebut. Suki Cooper dari Standard Chartered Plc menilai bahwa posisi emas masih berada dalam tekanan di tengah peralihan fokus investor ke aset produktif lainnya.
"Dengan gencatan senjata yang rapuh dan fokus investor ke aset-aset yang memberikan imbal hasil, emas belum sepenuhnya keluar dari tekanan," kata Suki Cooper, Global Head of Commodities Research di Standard Chartered Plc.
Beberapa pemimpin di wilayah Teluk dan Eropa memperkirakan perumusan kesepakatan damai yang lebih permanen antara AS dan Iran masih membutuhkan waktu setidaknya enam bulan. Situasi ini membuat pergerakan harga emas diprediksi masih akan berada dalam rentang yang sempit.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·