Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar Rp30.000 menjadi Rp2.790.000 per gram pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Lonjakan ini berbanding lurus dengan pergerakan harga beli kembali atau buyback yang juga mengalami apresiasi di tengah dinamika pasar komoditas global pagi ini.
Berdasarkan data resmi dari butik emas dan pantauan pasar, harga buyback emas Antam hari ini ikut terkerek naik ke level Rp2.580.000 per gram. Kenaikan nilai investasi ini menjadi sorotan para pelaku pasar modal dan investor ritel yang memantau pergerakan logam mulia sebagai aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
Selain produk BUMN, harga logam mulia dari produsen swasta seperti PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) dan Galeri24 juga menunjukkan volatilitas yang menarik. Di Galeri 24, harga emas bertipe UBS tercatat berada di kisaran Rp2.849.000 per gram, sementara untuk tipe Galeri24 berada pada level Rp2.920.000 per gram.
Penting bagi investor untuk memahami bahwa harga yang tertera belum termasuk pajak PPh 22. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.
Berikut adalah tabel rincian harga emas batangan berdasarkan beratnya pada hari ini:
| 0,5 Gram | 1.445.000 | 1.450.000 | 1.485.000 |
| 1 Gram | 2.790.000 | 2.849.000 | 2.920.000 |
| 5 Gram | 13.725.000 | 13.980.000 | 14.350.000 |
| 10 Gram | 27.395.000 | 27.850.000 | 28.500.000 |
| 50 Gram | 136.635.000 | 138.900.000 | – |
| 100 Gram | 273.190.000 | 277.500.000 | – |
Faktor Penyebab dan Perbedaan Produk
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai "kenapa harga emas naik turun" dalam waktu singkat. Secara fundamental, pergerakan ini dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tingkat inflasi, serta kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Namun, keuntungan investasi emas batangan dibanding perhiasan tetap menjadi alasan utama kolektor memilih logam mulia karena selisih harga jual kembali yang lebih rendah.
Mengenai "beda emas antam dan ubs", perbedaan mendasar terletak pada produsen dan sertifikasinya. Antam diproduksi oleh perusahaan milik negara dan memiliki sertifikat internasional dari London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikasi ini memberikan keunggulan berupa kemudahan perdagangan di pasar global dibandingkan produk UBS yang lebih populer di pasar domestik.
Bagi Anda yang berencana mulai mengalokasikan dana, mencari "tempat beli emas batangan yang aman" adalah langkah krusial. Beberapa lokasi resmi yang disarankan meliputi Butik Emas Antam, cabang Pegadaian, atau outlet resmi Galeri 24 untuk menjamin keaslian produk. Selain itu, pastikan Anda memahami "cara cek keaslian emas batangan" melalui aplikasi CertiEye untuk pindaian kode QR pada kemasan CertiCard.
Karakteristik Investasi Logam Mulia
Investor perlu memperhatikan beberapa poin penting sebelum melakukan transaksi logam mulia hari ini:
- Logam mulia Antam tersedia dalam ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
- Produk emas UBS umumnya hanya tersedia hingga ukuran maksimal 500 gram di sebagian besar outlet.
- Harga emas sangat likuid, namun disarankan untuk tujuan investasi jangka panjang di atas 5 tahun.
- Sertifikat LBMA pada Antam memudahkan penjualan di luar negeri tanpa perlu uji laboratorium ulang.
Hingga saat ini, permintaan terhadap logam mulia di berbagai gerai retail terpantau stabil meskipun terjadi kenaikan harga yang cukup tajam. Tren ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai masih sangat kuat di tahun 2026.
Informasi ini bukan saran investasi. Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu secara mendadak. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari produsen serta otoritas keuangan terkait.Para analis pasar menyarankan agar investor ritel tetap memantau rilis data ekonomi global dalam beberapa hari ke depan. Hal ini dikarenakan pergerakan harga emas batangan pada penutupan pekan ini diperkirakan masih akan sangat bergantung pada sentimen pasar internasional terhadap penguatan mata uang asing.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·