Harga perak Antam hari ini tercatat berada di level Rp46.650 per gram pada Jumat, 17 April 2026. Nilai ini menunjukkan adanya tren penurunan yang cukup signifikan bagi para pelaku investasi perak batangan di pasar domestik dibandingkan periode bulan sebelumnya.
Kondisi pasar logam mulia pagi ini merefleksikan dinamika harga komoditas global yang terus berfluktuasi. Penurunan harga ini sering kali dimanfaatkan oleh investor sebagai momentum untuk melakukan akumulasi aset di tengah prediksi harga perak 2026 yang masih dipandang prospektif oleh sebagian analis pasar modal.
Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia, harga perak per gram dalam rupiah mengalami penyesuaian yang mengikuti gerak harga perak dunia. Penurunan ini terpantau konsisten dengan tren yang terjadi pada akhir Maret lalu, di mana harga sempat anjlok sekitar Rp1.900 per gram dalam satu hari.
Bagi masyarakat yang berminat melakukan investasi perak batangan, penting untuk memperhatikan rincian harga berdasarkan ukuran beratnya. Berikut adalah tabel estimasi harga perak Antam berdasarkan data referensi pasar terkini:
| 250 Gram | 11.662.500 | 12.945.375 |
| 500 Gram | 23.325.000 | 25.890.750 |
Data di atas menunjukkan bahwa pembeli wajib mempertimbangkan komponen pajak. Sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku, cara menghitung pajak beli perak adalah dengan menambahkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen dari harga dasar logam mulia tersebut.
Faktor Global dan Perbandingan Nilai Investasi
Penurunan harga di pasar lokal ini berbanding lurus dengan posisi perak berjangka di bursa internasional. Tercatat harga perak berjangka untuk kontrak Mei 2026 berada pada kisaran USD 74,228 per troy ons, sementara posisi nilai tukar rupiah berada di angka Rp17.159 per dolar AS menurut data pasar terbaru.
Banyak investor yang kini mulai bertanya "apakah perak bagus untuk investasi jangka panjang?" di tengah ketidakpastian ekonomi global. Secara historis, perak sering kali bergerak searah dengan emas, namun dengan tingkat volatilitas yang lebih tinggi, sehingga menawarkan potensi keuntungan sekaligus risiko yang lebih besar bagi pemegangnya.
"Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah."Sebagai perbandingan performa, pada November 2025, perak Antam sempat diperdagangkan di level Rp32.625 per gram. Kenaikan tajam yang terjadi hingga menyentuh angka Rp46.000-an di bulan April 2026 ini menunjukkan bahwa instrumen perak telah memberikan imbal hasil yang cukup mengesankan bagi investor yang membelinya tahun lalu.
Konteks Pajak dan Aturan Transaksi
Kepastian mengenai biaya tambahan menjadi faktor krusial dalam bertransaksi. Berdasarkan ketentuan PMK Nomor 48/PMK.03/2023, setiap pembelian perak batangan melalui penyedia resmi seperti Antam dikenakan PPN 11 persen. Hal ini berbeda dengan emas batangan yang memiliki skema pajak PPh 22 yang lebih spesifik bagi pemegang NPWP.
- Harga perak hari ini: Rp46.650 per gram.
- Tarif PPN pembelian: 11 persen dari harga dasar.
- Acuan harga global: Perak berjangka Mei 2026 di level USD 74 per troy ons.
- Faktor penentu: Nilai tukar rupiah dan permintaan industri elektronik dunia.
Para pengamat ekonomi menyebut bahwa perak tidak hanya berfungsi sebagai aset pelindung nilai (safe haven), tetapi juga memiliki nilai guna industri yang tinggi. Permintaan perak untuk komponen panel surya dan kendaraan listrik diprediksi akan terus menopang harga logam putih ini dalam beberapa tahun ke depan di pasar internasional.
Hingga sore hari ini, volume transaksi perak di butik logam mulia terpantau stabil meski terdapat penurunan harga. Para pelaku pasar disarankan untuk terus memantau pergerakan kurs dolar AS, mengingat harga logam mulia sangat sensitif terhadap perubahan nilai mata uang Paman Sam tersebut.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·