Hoaks! Indonesia tutup Selat Malaka

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa pemerintah Indonesia telah menutup jalur pelayaran internasional di Selat Malaka.

Narasi tersebut beredar dalam bentuk video di TikTok dan Facebook yang menyebut penutupan dilakukan sebagai respons atas ketegangan geopolitik dan untuk melindungi kedaulatan laut Indonesia.

Unggahan itu juga menarasikan bahwa langkah tersebut berdampak pada terhentinya arus logistik global.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Indonesia baru saja menantang Amerika dengan menutup Selat Malaka”

Namun, benarkah Indonesia menutup Selat Malaka?

Unggahan yang menarasikan Indonesia tutup Selat Malaka. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah dan media kredibel yang menyatakan bahwa Indonesia menutup jalur pelayaran internasional di Selat Malaka.

Dilansir melalui ANTARA, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia mendukung kebebasan navigasi dan berharap arus pelayaran laut tetap berjalan lancar, terbuka, serta memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Kita juga berharap ada lintasan yang bebas dan saya kira itu semua adalah komitmen banyak negara untuk bisa menciptakan satu jalur pelayaran yang bebas, yang netral, (dan) saling mendukung,” kata Sugiono.

Hingga saat ini, aktivitas pelayaran di Selat Malaka terpantau berjalan normal tanpa adanya gangguan maupun penutupan oleh otoritas Indonesia.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Indonesia menutup Selat Malaka merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

Klaim: Indonesia tutup Selat Malaka

Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.