Layanan KRL Commuter Line rute Green Line atau arah Tanah Abang mengalami hambatan operasional serius pada Senin malam, 4 Mei 2026. Selain kendala listrik padam akibat sambaran petir, lintasan antar stasiun kini terendam air.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya memicu munculnya genangan air di titik krusial. Jalur rel yang menghubungkan Stasiun Kebayoran dan Stasiun Pondok Ranji dilaporkan tidak dapat dilintasi untuk sementara waktu.
"Terdapat genangan air imbas hujan deras di antara jalur Stasiun Kebayoran-Pondok Ranji," demikian keterangan @CommuterLine, dilansir dari Detikcom, Senin (4/5/2026) pukul 18.56 WIB.
Pihak KAI Commuter mengonfirmasi bahwa hingga saat ini perjalanan kereta belum dapat dilakukan secara normal di area terdampak. Pengguna jasa diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas yang berada di lokasi kejadian.
"Tetap utamakan keselamatan dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis akun KAI Commuter.
Sebelumnya, pada pukul 18.24 WIB, perusahaan pengelola KRL tersebut sempat menginformasikan bahwa perjalanan rute Rangkasbitung PP mulai menggunakan skema satu jalur secara bergantian. Namun, terdapat pemangkasan rute operasional bagi sejumlah rangkaian kereta.
Berdasarkan laporan teknis, perjalanan KRL tertentu hanya dibatasi sampai Stasiun Serpong saja. Hal ini dilakukan guna memitigasi risiko keselamatan akibat gangguan cuaca ekstrem yang masih berlangsung di beberapa titik jalur hijau.
"KA 1757D (Rangkasbitung-Tanah Abang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Serpong, kembali sebagai KA 1760D (Serpong-Rangkasbitung)" tulis KAI Commuter.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·