Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Helsinki terus memperkuat promosi kopi Indonesia di Finlandia dan Estonia melalui partisipasinya di Helsinki Coffee Festival 2026 yang digelar pada 17–19 April, dan Tallinn Coffee Festival 2026 pada 25–26 April.
Duta Besar RI untuk Finlandia dan Estonia, Ibnu Wahyutomo, menyampaikan bahwa promosi kopi Indonesia di kedua negara tidak hanya untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun pengenalan jangka panjang terhadap kualitas, keragaman, dan keunikan kopi Indonesia.
"Kopi Indonesia memiliki kekayaan rasa, asal-usul, dan cerita yang sangat kuat," kata Dubes Ibnu, sebagaimana keterangan pers KBRI yang diperoleh pada Senin (4/5).
"Melalui Helsinki Coffee Festival dan Tallinn Coffee Festival, kami ingin memperkenalkan kopi Indonesia tidak hanya sebagai produk, tetapi juga sebagai
bagian dari identitas, budaya, dan potensi ekonomi Indonesia," imbuh Dubes Ibnu lebih lanjut.
Dia menambahkan bahwa kopi dapat menjadi jembatan yang mendekatkan Indonesia dengan keseharian masyarakat Finlandia dan Estonia, serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Ke depan, KBRI Helsinki akan terus mendorong promosi kopi Indonesia di Finlandia, Estonia, dan kawasan Baltik melalui partisipasi dalam pameran, penjajakan kerja sama bisnis, penguatan jejaring dengan pelaku industri setempat, serta perluasan akses pasar bagi produk kopi Indonesia, kata Ibnu.
Helsinki Coffee Festival dan Tallinn Coffee Festival dihadiri oleh ribuan pengunjung dan menjadi ruang penting dalam memperkenalkan kopi Indonesia di kawasan Nordik dan Baltik.
Melalui nama stan KOPI Indonesia, KBRI Helsinki memperkenalkan berbagai produk kopi, seperti kopi Arabika, Robusta, dan Luwak, dalam bentuk roasted beans maupun bubuk, yang disebut mencerminkan keragaman asal, karakter rasa, dan cara penyajian kopi Indonesia.
Selama festival, pengunjung berkesempatan mencicipi kopi Indonesia sekaligus mengenal kekhasan specialty coffee, single origin coffee, serta profil rasa kopi yang beragam.
Di Finlandia, kopi Indonesia banyak menarik perhatian melalui karakternya yang kuat, terutama profil dark roast. Sementara di Estonia, pengunjung
tampak lebih berminat pada kopi Arabika, Luwak, serta kopi dengan profil light to medium roast.
Antusiasme pengunjung tercermin dari penjualan ratusan paket kopi selama kedua festival.
Di sisi lain, partisipasi KOPI Indonesia juga membuka peluang kerja sama bisnis dengan pelaku industri kopi dan sektor hotel, restoran, kafe, dan katering di Finlandia serta Estonia, termasuk importir, roastery, restoran, dan pembeli grosir.
Di Finlandia, peluang kerja sama yang muncul mencakup kerja sama dengan importir besar untuk segmen hotel mewah, roastery ternama, restoran menengah atas, serta penjajakan pembukaan toko kopi dan kafe Indonesia di kawasan Helsinki Metropolitan Area.
Di Estonia, peluang kerja sama berkembang ke arah grosir, roasting, dan pengemasan lokal untuk pasar Finlandia dan Baltik.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·