Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menghadirkan Car Free Night Huma Betang Night di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya sebagai panggung apresiasi seni dan budaya, memberi ruang tampil yang layak bagi para pelaku seni menunjukkan karya terbaik.
"Huma Betang Night ini merupakan semangat kita untuk terus menjaga nilai kearifan lokal di tengah perkembangan zaman, budaya kita tetap harus terjaga," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Palangka Raya, Sabtu malam.
Kehadiran Huma Betang Night ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, sebagai sarana strategis dalam menjaga eksistensi seni dan budaya daerah hingga memacu perekonomian salah satunya juga dengan memberi ruang bagi pelaku UMKM.
Baca juga: UKP Raffi Ahmad: CFN Huma Betang Night ruang publik hidup dan terbuka
Tampak dalam Huma Betang Night ini berbagai penampilan seni dan budaya daerah, antara lain Karungut dan tarian daerah hingga ruang bagi artis lokal untuk tampil.
Gubernur juga menyebut ruang yang disediakan bagi para pelaku UMKM dalam Huma Betang Night menjadi sarana untuk memacu perekonomian daerah. Tampak masyarakat memadati kawasan bundaran besar yang diharapkan semakin mendorong perputaran ekonomi.
Penjabat (Pj) Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menambahkan Huma Betang Night menjadi salah satu upaya nyata pemerintah provinsi dalam pelestarian kearifan lokal, menjaga eksistensi seni dan budaya hingga kuliner khas daerah agar tetap hidup dan relevan di antara lintas generasi.
Baca juga: Gubernur Kalteng luncurkan Car Free Night 'Huma Betang Night 2025'
"Juga penguatan ruang publik yang positif, menghadirkan ruang interaksi masyarakat yang aman, inklusif dan inspiratif sebagai alternatif aktivitas malam di akhir pekan," jelasnya.
Kemudian penguatan identitas Huma Betang dalam memperkokoh nilai kebersamaan, toleransi dan harmoni sebagai karakter utama masyarakat Kalimantan Tengah.
Dalam gelaran Huma Betang Night ini sekaligus diluncurkan kalender kegiatan Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah, Kanal Lapor Pak Gub, hingga Ruang Terbuka Hijau Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.
Baca juga: Kalteng libatkan generasi muda dalam pelestarian seni dan budaya
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·