China dan ASEAN luncurkan proyek kerja sama manajemen bencana

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Upacara peluncuran proyek kerja sama penanggulangan bencana China-ASEAN digelar pada Kamis di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Indonesia.

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Duta Besar China untuk ASEAN Wang Qing, serta para pejabat dari Komite ASEAN untuk Manajemen Bencana, dan perwakilan tetap negara-negara anggota ASEAN menghadiri acara tersebut.

"Upacara ini membuka babak baru dalam kemitraan ASEAN-China, yang didasarkan pada kerja sama konkret di bidang manajemen bencana. Selama bertahun-tahun, kedua pihak telah membangun hubungan yang kuat dan dinamis," tutur Kao dalam acara tersebut.

Wang mengatakan China dan negara-negara ASEAN terhubung oleh pegunungan dan lautan, seraya menambahkan bahwa kerja sama praktis di berbagai bidang telah membuahkan berbagai hasil positif dalam beberapa tahun terakhir, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat kedua pihak.

Dalam menghadapi bencana alam di negara-negara ASEAN, China telah memberikan bantuan darurat dalam berbagai kesempatan, yang menunjukkan kuatnya ikatan saling membantu di antara negara-negara bertetangga serta memberikan contoh bagi pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, ujar Wang.

Proyek kerja sama manajemen bencana China-ASEAN bertujuan untuk meningkatkan koordinasi regional dalam pencegahan dan mitigasi bencana melalui penyediaan pelatihan sumber daya manusia bagi ASEAN, mendukung teknologi dan peralatan komando serta penilaian darurat, berbagi pengalaman dan praktik China dalam peringatan dini dan respons bencana, serta mendorong konektivitas teknologi, saling melengkapi sumber daya, dan pembelajaran bersama.

Tahun 2026 menandai peringatan hari jadi kelima Kemitraan Strategis Komprehensif China-ASEAN.

Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.