IHSG 12 Mei 2026 Melemah ke Level 6.858 Akibat Koreksi Sektor Kesehatan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami depresiasi pada penutupan sesi perdagangan, Selasa (12/5/2026). Dilansir dari Money, indeks kebanggaan bursa domestik ini merosot 46,72 poin atau setara 0,68 persen.

Koreksi tersebut membawa IHSG parkir di posisi 6.858,90 pada akhir hari. Selama jam perdagangan berlangsung, indeks sempat menyentuh titik tertinggi di level 6.977,29 setelah dibuka pada angka 6.946,85.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan titik terendah indeks berada di level 6.762,88. Aktivitas pasar tercatat cukup ramai dengan volume transaksi yang menembus 31,08 miliar lembar saham.

Frekuensi perdagangan saham tercatat mencapai 2,514 juta kali dengan total nilai transaksi sebesar Rp 16,27 triliun. Adapun total nilai kapitalisasi pasar saat ini berada di angka Rp 12,146 triliun.

Meskipun indeks komposit melemah, mayoritas emiten secara individual sebenarnya menunjukkan tren positif. Terdapat 217 saham yang berhasil menguat, sementara 486 saham terkoreksi dan 256 saham lainnya stagnan.

Berbeda dengan IHSG, beberapa indeks likuid justru mencatatkan kenaikan. Indeks LQ45 naik 0,18 persen ke 669,84, KOMPAS100 tumbuh 0,04 persen ke 915,70, dan Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,59 persen.

Penurunan IHSG dipicu oleh performa negatif di mayoritas sektor saham. Sektor kesehatan menjadi pemberat terdalam setelah anjlok hingga 3,52 persen ke level 1.622,49 pada penutupan pasar.

Sektor industri menyusul pelemahan dengan penurunan 3,20 persen ke posisi 1.892,80. Selain itu, sektor nonsiklikal juga terpangkas 1,44 persen, diikuti sektor properti yang melemah 0,61 persen.

Sektor teknologi turut mencatatkan rapor merah dengan depresiasi 0,48 persen, sedangkan sektor silikal hanya turun tipis 0,06 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang cukup masif di sektor-sektor besar.

Sektor yang Bertahan di Zona Hijau

Di tengah pelemahan indeks, empat sektor berhasil bertahan di zona penguatan. Sektor barang baku memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,85 persen menuju level 2.056,16 pada akhir perdagangan.

Sektor transportasi juga mencatatkan performa impresif dengan kenaikan 1,59 persen ke posisi 2.042,46. Sektor keuangan menyusul dengan penguatan 0,31 persen di level 1.365,25.

Terakhir, sektor energi mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,01 persen ke posisi 3.469,34. Pergerakan sektor ini memberikan sedikit penyangga bagi IHSG agar tidak terkoreksi lebih dalam lagi.