IHSG Diproyeksi Sentuh 7.480-7.620 Imbas MSCI Tahan Rebalancing Saham RI

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambruk tajam pada awal perdagangan Senin (2/2). Pada 17 menit awal setelah pembukaan, IHSG sempat anjlok 5,03 persen atau 418,75 poin ke level 7.910,85. Foto: Argya D. Maheswara/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak pada level 7.480-7.620 pada pembukaan perdagangan Rabu (22/4). Sebelumnya, pada Selasa (21/4), IHSG ditutup melemah 34,73 poin atau 0,46 persen ke level 7.559,38.

“IHSG sudah menutup gap down di 7.527 dan masih bertahan di atas level 7.500. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 7.480-7.620,” kata analis Phintraco Sekuritas, dalam keterangannya, Rabu (22/4).

Menurut analis Phintraco, sentimen masih disebabkan oleh pengumuman MSCI yang membekukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026.

Menurut dia, meski Self Regulatory Organization (SRO) sudah melakukan berbagai upaya untuk reformasi pasar modal Indonesia, MSCI masih akan mengevaluasi konsistensi dan efektivitas kebijakan baru, khususnya peningkatan transparansi data kepemilikan saham dan rencana kenaikan batas minimum free float menjadi 15 persen.

“Investor juga mengantisipasi MSCI akan menghapus saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Namun kekhawatiran terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia ke kategori Frontier Market diperkirakan mulai mereda,” terang analis Phintraco.

Saham-saham yang dapat direkomendasikan Phintraco Sekuritas pada Rabu (22/4) meliputi BMRI, PANI, PTRO, SSIA, dan ACES.

video story embed

Sedangkan menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Rabu (22/4) diproyeksi bervariasi. Yakni melemah ke level 7.245-7.477, dan menguat ke level 7.580-7.601.

“IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7,245-7,447 sekaligus menutup beberapa area gapnya,” tulis MNC Sekuritas, Rabu (22/4).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Rabu (22/4) meliputi BRPT, CDIA, RATU, dan PTRO.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

****

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.