Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisi di level psikologis 7.700 dan berbalik melemah pada penutupan perdagangan Kamis (16/4/2026). Penurunan ini dipicu oleh aksi jual bersih investor asing yang menyasar saham-saham perbankan dengan kapitalisasi pasar besar.
Berdasarkan laporan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagaimana dilansir dari Money, nilai jual bersih atau net sell investor asing mencapai Rp 982,31 miliar. Di pasar reguler, tekanan jual terpantau lebih tinggi dengan catatan Rp 1,01 triliun, sedangkan pasar negosiasi membukukan beli bersih sebesar Rp 28,91 miliar.
Pelepasan aset oleh investor asing terkonsentrasi pada tiga bank raksasa nasional. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan nilai jual bersih terbesar yakni Rp 369 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp 302,5 miliar, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 160 miliar.
Dinamika transaksi tersebut berdampak langsung pada fluktuasi harga saham sektor keuangan di lantai bursa. BBCA mengakhiri perdagangan di level Rp 6.525 atau merosot 0,38 persen, setelah sempat berfluktuasi dari angka tertinggi Rp 6.650 menuju titik terendah pada posisi Rp 6.500.
Kondisi serupa dialami oleh saham BMRI yang terkoreksi 0,22 persen ke posisi Rp 4.640 per lembar saham. Sementara itu, saham BBRI justru menunjukkan anomali dengan penguatan tipis 0,29 persen ke level Rp 3.410, meskipun sempat menyentuh zona merah pada harga Rp 3.380 dalam sesi perdagangan yang sama.
Berseberangan dengan sektor perbankan, investor asing terpantau melakukan akumulasi beli pada saham sektor energi dan komoditas. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin dengan beli bersih Rp 61,1 miliar, diikuti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 50,8 miliar, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp 50,3 miliar.
Secara keseluruhan, IHSG terpangkas 2,20 poin atau sekitar 0,03 persen ke level 7.621,38 dengan rentang pergerakan antara 7.575,52 hingga 7.705,03. Statistik akhir menunjukkan 356 saham mengalami kenaikan harga, 318 saham terkoreksi, dan 147 saham lainnya menetap di posisi stagnan.
| BBCA | Rp 6.525 | -0,38% | Rp 369 Miliar |
| BBRI | Rp 3.410 | +0,29% | Rp 302,5 Miliar |
| BMRI | Rp 4.640 | -0,22% | Rp 160 Miliar |
Volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai 39,81 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,63 juta kali. Meski sempat menembus zona hijau di awal sesi pada level 7.663,34, indeks akhirnya ditutup mendatar setelah mengalami tekanan jual yang cukup masif menjelang akhir hari.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·