Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Sesi I di zona hijau dengan lonjakan sebesar 160,56 poin atau 2,14 persen ke posisi 7.660,75 pada Selasa (14/4/2026). Penguatan signifikan ini dipicu oleh optimisme investor terhadap rencana putaran baru negosiasi gencatan senjata jangka panjang antara Amerika Serikat dan Iran.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, tren positif ini juga merambah ke Indeks LQ45 yang mengalami kenaikan 17,42 poin atau 2,34 persen di level 763,78. Sebaliknya, nilai tukar rupiah justru terpantau melemah 0,15 persen ke posisi Rp17.128 per dolar AS pada pukul 12.40 WIB.
Data Bursa Efek Indonesia mencatat total transaksi hingga tengah hari mencapai Rp13,6 triliun dengan volume 28,66 miliar saham. Aktivitas perdagangan tersebut melibatkan frekuensi transaksi sebanyak 1,84 juta kali, di mana 513 saham menguat, 131 saham melemah, dan 173 saham lainnya stagnan.
Sektor infrastruktur menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan mencapai 4,86 persen, diikuti sektor perindustrian 3,05 persen dan barang baku 3,01 persen. Saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) memimpin penguatan di sektor infrastruktur dengan kenaikan 26,7 persen, sementara PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat 24,9 persen.
Kenaikan harga saham terjadi setelah munculnya sinyal dari Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan adanya komunikasi dari pihak Iran pada Senin pagi. Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pembicaraan damai dalam kerangka hukum internasional.
Analisis dari Panin Sekuritas menyebutkan bahwa penguatan pasar diperkuat oleh indikasi negosiasi berkelanjutan pasca Presiden Iran menghubungi Trump. Phillip Sekuritas Indonesia menambahkan bahwa pelaku pasar saat ini tengah berspekulasi bahwa perdamaian dapat benar-benar terwujud di awal pekan ini.
"Pasar benar–benar ingin memberikan kesempatan bagi perdamaian, dengan menonjolkan sisi positif dan mengesampingkan sisi negatif di tengah ketegangan AS–Iran," kata Kyle Rodda, analis di Capital.com Inc., sebagaimana dikutip dari Bloomberg News.
Pemerintah Pakistan melalui Perdana Menteri Shehbaz Sharif juga mengonfirmasi bahwa upaya penyelesaian isu krusial kedua negara masih berjalan. Para pejabat Gedung Putih kini sedang mendiskusikan kemungkinan pertemuan lanjutan sebelum masa gencatan senjata dua minggu berakhir pada pekan depan.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·