IHSG Menguat ke Level 7.645 di Tengah Harapan Dialog AS&Iran

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Jumat (17/4/2026) pukul 09:01 WIB dengan kenaikan 24,42 poin atau 0,32 persen ke posisi 7.645. Dilansir dari Bloombergtechnoz, pergerakan ini terjadi di tengah volume perdagangan mencapai 1,27 miliar saham senilai Rp508 miliar.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan sebanyak 282 saham mengalami penguatan, sementara 140 saham melemah dan 226 saham lainnya stagnan. Di tengah optimisme pembukaan ini, BRI Danareksa Sekuritas mencatat adanya tekanan dari aksi jual investor asing pada sektor perbankan saat indeks mendekati level resistansi psikologis.

"Saat ini, IHSG diproyeksi akan bergerak terbatas dengan range support di 7.500 dan resistance 7.700," sebut riset BRI Danareksa Sekuritas.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas juga menyoroti konflik Timur Tengah yang masih berlangsung sebagai faktor pemicu kondisi pasar risk-off. Harapan pelaku pasar kini tertuju pada rencana Amerika Serikat dan Iran yang menjadwalkan ulang pertemuan negosiasi pada pekan depan setelah penundaan sesi kedua.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menilai potensi penghentian konflik melalui perundingan tersebut serta penurunan harga minyak mentah menjadi sentimen positif tambahan bagi pasar modal Indonesia. Namun, posisi indeks yang sudah jenuh beli (overbought) secara teknikal rentan memicu aksi ambil untung oleh para investor.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak sideways pada kisaran 7.550–7.700," tulis riset Phintraco.

Situasi politik internasional menunjukkan Iran menetapkan penghentian serangan Israel ke Lebanon sebagai syarat negosiasi, sementara Presiden AS Donald Trump memperkirakan pertemuan lanjutan terjadi akhir pekan depan. Hal ini krusial mengingat gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran dijadwalkan berakhir pada 21 April mendatang.

CGS International Sekuritas Indonesia menambahkan bahwa performa positif di Wall Street dan kenaikan harga komoditas menjadi tenaga pendorong tambahan bagi bursa domestik hari ini. Meskipun demikian, besarnya arus keluar dana asing tetap perlu diwaspadai sebagai katalis negatif yang dapat menekan laju indeks.

"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.530–7.440 dan resistance 7.710–7.800," terang CGS International Sekuritas.

Senada dengan pandangan tersebut, Panin Sekuritas memproyeksikan adanya potensi pelemahan kembali jika investor memilih sikap menunggu (wait and see) terkait hasil negosiasi Timur Tengah. Kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat dan derasnya aliran modal keluar menjadi faktor risiko utama yang dipantau pasar pada akhir pekan ini.

Daftar Saham Pilihan Berbagai Sekuritas 17 April 2026SekuritasRekomendasi Saham
BRI Danareksa SekuritasEMTK, INCO, KAQI
Phintraco SekuritasICBP, INTP, MYOR, EMTK, NCKL
CGS International SekuritasCPIN, EMTK, HRTA, BRMS, ANTM, TLKM
Panin SekuritasCPIN, MAPI, BBRI