IMF Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Dana Moneter Internasional (IMF) dan komunitas investor global mengonfirmasi bahwa performa ekonomi Indonesia tetap tangguh menghadapi ketidakpastian pasar internasional dalam pertemuan IMF Spring Meetings di Washington DC pada Selasa, 14 April 2026.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Anton Pitono, menjelaskan bahwa apresiasi tersebut didasarkan pada konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Money, koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter dinilai berjalan secara harmonis.

Disiplin fiskal Indonesia menjadi poin utama perhatian internasional, terutama keberhasilan dalam mempertahankan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah ambang batas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Langkah adaptif terhadap guncangan eksternal juga dianggap sangat kredibel.

"Indonesia kembali ditegaskan sebagai salah satu bright spot dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global," ujar Anton Pitono, Direktur Departemen Komunikasi BI.

Pertumbuhan ekonomi nasional saat ini ditopang oleh permintaan domestik yang masih stabil. Berbagai indikator utama lainnya menunjukkan tren positif, mulai dari angka inflasi yang terkendali dalam sasaran hingga pemulihan fungsi intermediasi perbankan yang terus berlanjut.

Bank Indonesia menekankan penggunaan bauran kebijakan terintegrasi dengan fokus kebijakan moneter pada stabilitas nilai tukar. Sementara itu, kebijakan makroprudensial diarahkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sistem pembayaran dan percepatan digitalisasi.

Dalam upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi, pemerintah terus mendorong transformasi struktural melalui program hilirisasi. Fokus pengembangan juga diarahkan pada sektor berbasis teknologi guna menjaga daya tarik aset domestik bagi para investor asing.

Interaksi berkelanjutan dengan investor global dilakukan guna memastikan transparansi arah kebijakan ekonomi nasional. Pengelolaan likuiditas saat ini dijalankan secara hati-hati demi menjaga keseimbangan antara upaya ekspansi dan stabilitas sistem keuangan.