Indonesia kini menjadi salah satu pasar wisata medis outbound terbesar di Asia Tenggara. Tren masyarakat Indonesia yang semakin peduli terhadap kesehatan preventif dan longevity (umur panjang sehat) membuat Thailand, khususnya BDMS Wellness Clinic (BWC), melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat strategis.
Dr.Tanupol Virunhagarun, M.D., Chief Executive Officer of BDMS Wellness Clinic and BDMS Wellness Resort, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini masuk dalam 15 pasar internasional terbesar mereka.
Kedekatan geografis dengan Thailand, kemudahan konektivitas, hingga meningkatnya minat masyarakat kelas menengah atas terhadap layanan wellness premium menjadi faktor utama pertumbuhan tersebut.
Pada kuartal pertama 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pasar Indonesia mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan. Jumlah kunjungan pasien meningkat sebesar 65,6 persen, pertumbuhan pendapatan mencapai 92,8 persen, sementara pengeluaran per pasien naik hingga 87,8 persen.
Menurut Dr. Tanupol, perubahan pola pikir masyarakat menjadi faktor penting di balik tren ini. Jika sebelumnya wisata medis identik dengan pengobatan penyakit, kini banyak masyarakat mulai fokus pada pencegahan, peningkatan kualitas hidup, serta optimalisasi kesehatan jangka panjang.
"Kami melihat perubahan besar perilaku konsumen, dari mencari pengobatan menjadi berinvestasi secara proaktif untuk kesehatan jangka panjang dan kualitas hidup," ungkap Dr. Tanupol.
Untuk itu, guna menarik pasien Indonesia, BDMS Wellness mengandalkan konsep "Scientific Wellness" yang menggabungkan ilmu kesehatan modern, teknologi medis, dan layanan hospitality premium.
Berbeda dengan retreat kesehatan biasa, seluruh program di BDMS dipimpin langsung oleh dokter dan berbasis data medis. Setiap pasien menjalani pemeriksaan kesehatan mendalam dan program personalisasi sesuai kondisi tubuh masing-masing.
"Pendekatan ini berfokus pada hasil kesehatan yang terukur, bukan sekadar relaksasi atau liburan Kesehatan," kata Dr. Tanupol.
Selain itu, BDMS juga menggandeng berbagai mitra hospitality melalui kolaborasi #TeamThailand, termasuk resort dan hotel mewah, seperti Sri panwa Phuket dan Mövenpick BDMS Wellness Resort Bangkok.
Kolaborasi tersebut menghadirkan pengalaman wellness yang menyatukan layanan kesehatan, pemulihan tubuh, gaya hidup, hingga pariwisata premium.
Bangun Kepercayaan Pasien Indonesia
Selama ini, Singapura dan Malaysia masih menjadi tujuan utama masyarakat Indonesia untuk layanan kesehatan luar negeri. Namun, BDMS Wellness menilai Thailand memiliki keunggulan tersendiri.
"Kami didukung jaringan BDMS yang memiliki lebih dari 60 rumah sakit serta N Health, salah satu penyedia laboratorium dan diagnostik kesehatan terbesar di Thailand. Dukungan tersebut memberikan rasa percaya kepada pasien karena layanan yang diberikan berbasis data dan evidence-based medicine," tutur Dr. Tanupol.
Selain kualitas medis, Thailand juga dikenal memiliki budaya hospitality yang kuat, sehingga pasien dapat merasakan pengalaman wellness yang lebih menyeluruh dan nyaman.
Untuk memperkuat pasar Indonesia, BDMS juga bekerja sama dengan mitra lokal, komunitas bisnis, hingga Kedutaan Besar Thailand di Jakarta.
Mereka turut menyediakan layanan pendamping berbahasa Indonesia untuk mempermudah komunikasi pasien selama menjalani program kesehatan.
Sementara itu, mayoritas pasien Indonesia masih memilih program wellness jangka pendek selama 3-5 hari, karena menyesuaikan jadwal kerja dan aktivitas yang padat. Durasi tersebut dinilai cukup untuk menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Namun, BDMS mulai melihat peningkatan minat terhadap retreat wellness jangka panjang selama 1-2 minggu, terutama dari kalangan affluent yang ingin fokus pada longevity, peningkatan imunitas, dan transformasi gaya hidup berkelanjutan.
Dalam melayani pasien Indonesia, BDMS Wellness juga menyesuaikan layanan dengan kebutuhan budaya dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Mereka menyediakan dukungan berbahasa Indonesia, pilihan makanan halal, layanan yang sensitif terhadap budaya, hingga akomodasi tambahan bagi anggota keluarga yang mendampingi pasien selama program berlangsung.
"Pendekatan personalisasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kenyamanan, sekaligus loyalitas pasien Indonesia terhadap layanan wellness di Thailand," pungkas Dr. Tanupol.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·