Inter Milan Incar Gleison Bremer Saat Juventus Bidik Kim Min&jae

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Inter Milan dilaporkan mulai menjajaki peluang untuk merekrut bek tengah Juventus, Gleison Bremer, pada bursa transfer musim panas mendatang guna memperkuat lini pertahanan mereka. Langkah strategis ini muncul di tengah spekulasi kepindahan Alessandro Bastoni ke Barcelona yang dipatok seharga 70 juta euro atau setara Rp 1,4 triliun pada 28 April 2026.

Dilansir dari L'Interista, manajemen Nerazzurri menilai Bremer sebagai sosok yang sangat mumpuni untuk bersaing di level tertinggi Serie A di bawah arahan Simone Inzaghi. Juventus sendiri bersikap terbuka untuk melepas pemain asal Brasil tersebut demi mendapatkan dana segar guna melakukan perombakan skuad secara menyeluruh.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dikabarkan telah menyiapkan rencana cadangan dengan membidik bek Bayern Muenchen, Kim Min-jae, sebagai suksesor Bremer di Turin. Hubungan profesional yang sukses saat keduanya membawa Napoli meraih Scudetto menjadi alasan kuat Spalletti ingin bereuni dengan pemain berjuluk 'Monster Korea' tersebut.

Selain fokus pada bek tengah, Juventus juga berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasa bek sayap muda Atalanta, Lorenzo Bernasconi, yang dihargai sekitar 25 juta euro. Kehadiran pemain berusia 22 tahun ini diproyeksikan untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Filip Kostic dan potensi penjualan Juan Cabal.

Pengamat sepak bola David Di Michele memberikan pandangannya mengenai perubahan gaya permainan Juventus di bawah asuhan Spalletti yang dinilai mulai menunjukkan peningkatan performa signifikan.

"Itu pasti ada di benak Spalletti. Saya yakin dia akan melakukannya dengan sangat baik, karena beberapa pemain cocok dengan gaya permainannya." kata David Di Michele, Mantan Pemain.

Di Michele menambahkan bahwa sang pelatih berhasil memaksimalkan potensi skuad yang ada meski tanpa kehadiran penyerang murni seperti Dusan Vlahovic dalam beberapa kesempatan.

"Dia telah melakukan pekerjaan penting, bahkan tanpa striker, mengingat dia kehilangan Vlahovic, dan kita telah melihat penggunaan Openda dan David." ujar David Di Michele, Mantan Pemain.

Efektivitas strategi Spalletti juga terlihat dari produktivitas gol yang merata dari lini tengah hingga lini belakang tim Bianconeri.

"Dia telah membangkitkan kembali David, mengandalkan gol dari gelandang dan bek," cetus David Di Michele, Mantan Pemain.

Perubahan posisi pemain seperti Kenan Yildiz yang kini bermain lebih ke dalam juga menjadi sorotan dalam transformasi taktik yang diusung oleh mantan pelatih timnas Italia tersebut.

"Kenan Yildiz telah bekerja luar biasa, sekarang posisinya sedikit lebih rendah, dan Boga serta Conceicao akan pergi." tutur David Di Michele, Mantan Pemain.

Mengenai komposisi lini tengah, Manuel Locatelli kini diberikan peran yang lebih ofensif untuk mendukung serangan tim secara langsung.

"Sejak Spalletti datang, Locatelli hanya bermain di lini depan, bukan di lini belakang, sebuah tanda bahwa dia telah meningkatkan kemampuan semua orang." papar David Di Michele, Mantan Pemain.

Di Michele kemudian membandingkan kondisi stabilitas skuad Juventus yang masih dalam tahap transisi dibandingkan dengan rival utama mereka di kompetisi domestik.

"Masalah sebenarnya adalah Juve telah mengganti 12 atau 13 pemain, sementara Inter memiliki skuad yang solid dan itulah yang membuat perbedaan." jelas David Di Michele, Mantan Pemain.

Pembangunan fondasi tim musim ini diharapkan dapat membuahkan hasil kompetitif agar Juventus mampu bersaing memperebutkan gelar juara pada musim depan.

"Sekarang mereka telah menciptakan sesuatu untuk mengganggu tim lain tahun depan dalam upaya mereka memenangkan Scudetto." ungkap David Di Michele, Mantan Pemain.

Langkah terakhir yang disarankan adalah mendatangkan beberapa pemain kunci berkualitas untuk melengkapi kerangka tim yang sudah mulai terbentuk.

"Datangkan dua atau tiga pemain bagus dan berkualitas, dan Anda bisa bersaing dengan semua orang." pungkas David Di Michele, Mantan Pemain.