Isyana dan Rinjani Amankan Tiket Perempat Final Thailand Open 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pasangan ganda putri Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinara Nastine menjadi delegasi pertama Indonesia yang menembus babak perempat final Thailand Open 2026. Keberhasilan ini diraih setelah mereka menumbangkan pasangan asal China, Luo Yi dan Wang Ting Ge, pada Kamis (14/5/2026) di Nimibutr Stadium, Patumwan.

Kemenangan dua gim langsung dengan skor 25-23 dan 21-13 tersebut menandai pencapaian perdana mereka melaju ke babak delapan besar pada turnamen level Super 500. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, pertandingan babak kedua ini sempat berlangsung sengit, terutama pada gim pembuka yang harus diselesaikan melalui beberapa kali deuce.

Isyana Syahira Meida mengakui adanya tekanan besar saat set pertama berlangsung sangat kompetitif sebelum akhirnya mereka mampu mengunci poin kemenangan.

"Rasanya pasti senang bisa ke perempatfinal Super 500 pertama kali. Tadi di gim pertama pertandingannya cukup ramai," kata Isyana.

Pemain peringkat 38 dunia ini menjelaskan bahwa mereka sempat kehilangan kendali saat sudah memimpin perolehan angka, namun berhasil bangkit di saat kritis.

"Setelah unggul 18-14, kami malah terlalu mengikuti pola mereka dan akhirnya kurang tenang lalu tersusul. Setelah balik tertinggal 18-20 itu mereka juga mati sendiri jadi kami coba lebih tenang lagi, termasuk saat adu setting," tuturnya.

Memasuki gim kedua, penampilan Isyana/Rinjani terlihat jauh lebih konsisten dan solid dibandingkan sebelumnya. Rinjani Kwinara Nastine menyebutkan bahwa peningkatan fokus pada strategi awal menjadi kunci dominasi mereka atas pasangan China tersebut.

"Di gim pertama kami masih kurang konsisten dengan pola yang disiapkan jadi di gim kedua coba lebih konsisten. Di sisi lain mereka juga seperti tidak enak mainnya, banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Rinjani.

Menatap babak selanjutnya, tantangan besar telah menanti mereka karena harus berhadapan dengan unggulan pertama asal Jepang, Rin Iwanaga dan Kie Nakanishi. Rinjani menekankan pentingnya kesiapan mental dan adaptasi taktik untuk menghadapi lawan yang lebih berat.

"Kami harus meningkatkan fokus di pertandingan selanjutnya. Jangan gampang mati sendiri dan juga kami harus cepat tanggap, cepat adaptasi dengan cara main lawan yang beda-beda," pungkas Rinjani.