Liverpool dilaporkan tengah membidik pemain sayap RB Leipzig, Yan Diomande, guna mengisi posisi yang akan ditinggalkan Mohamed Salah pada akhir musim 2026. Penampilan impresif pemain timnas Pantai Gading berusia 19 tahun tersebut menjadikannya target utama raksasa Liga Inggris di bursa transfer mendatang.
Melansir laporan sport.detik.com pada Kamis (14/5/2026), Diomande mencatatkan statistik gemilang dengan torehan 13 gol dan sembilan assist dalam musim debutnya di Bundesliga. Meski baru bergabung dari Leganes awal musim lalu, manajemen Die Roten Bullen dikabarkan mematok harga fantastis sebesar 100 juta euro bagi klub peminat.
Kenaikan nilai pasar sang pemain dipicu oleh performa konsistennya yang berhasil membantu Leipzig bersaing di papan atas. Selain Liverpool, klub besar seperti Manchester United, Tottenham Hotspur, Bayern Munich, dan PSG turut memantau perkembangan pemain yang masih terikat kontrak hingga 2030 tersebut.
"Anda akan senang dan termotivasi untuk berbuat lebih banyak," kata Diomande soal ketertarikan Liverpool dikutip dari Liverpool.com.
Pemain muda ini menegaskan bahwa dirinya tetap fokus pada tanggung jawabnya di lapangan hijau meskipun rumor kepindahannya ke Anfield semakin menguat. Ia memilih untuk menyerahkan urusan administratif transfer kepada agennya agar tidak mengganggu performanya bersama klub asal Jerman itu.
"Saya tidak terlalu memikirkan hal semacam ini karena saya berusaha fokus di lapangan dan karena pekerjaan saya adalah bermain sepak bola, jadi [perwakilan saya] akan mengurus semua hal di luar lapangan. Jadi hal semacam ini memberi saya banyak motivasi untuk melihat banyak klub membicarakan saya dan hal-hal seperti ini, tetapi saya tetap fokus," jelasnya.
Diomande juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Leipzig atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya selama proses adaptasi di Jerman. Ia merasa berhutang budi pada klub yang berani mengambil risiko besar saat merekrutnya dengan biaya 20 juta euro tahun lalu.
"Kontrak saya di sini berlaku hingga 2030, jadi saya masih punya empat tahun lagi," jelas Diomande.
Ia mengaku belum mengetahui rencana jangka panjang setelah masa kontraknya habis namun menegaskan statusnya saat ini sebagai penggawa Leipzig. Fokus utamanya adalah memberikan segalanya dalam setiap pertandingan sebagai bentuk balasan atas kepercayaan manajemen klub.
"Apa yang akan terjadi setelah itu? Saya tidak tahu. Saya adalah pemain Leipzig. Saya tidak akan pernah melupakan kesempatan ini. Ini bukan hanya soal bermain sepak bola, tetapi klub ini telah banyak membantu saya di luar lapangan. Media hanya melihat saya di lapangan, tetapi klub ini telah banyak membantu saya dengan keluarga dan ibu saya. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan untuk mereka adalah memberikan segalanya di lapangan, dan inilah yang saya usahakan setiap hari," ungkap Diomande dilansir dari goal.com.
Keberhasilan Diomande menembus tim utama Leipzig berawal dari debutnya di La Liga melawan Real Madrid sebelum akhirnya hijrah ke Bundesliga. Prestasi internasionalnya juga tercatat saat membela Pantai Gading hingga mencapai perempat final Piala Afrika 2025.
"Tidak ada yang mengenal saya sebelumnya dan €20 juta adalah jumlah yang besar," aku sang pemain sayap.
Ia bersyukur atas perjalanan kariernya yang melesat cepat mulai dari akademi hingga bermain di level tertinggi kompetisi Eropa. Diomande optimistis bahwa kerja kerasnya akan terus membuahkan hasil positif bagi tim dan karier pribadinya.
"Itu adalah risiko besar bagi mereka dan saya berterima kasih atas hal itu. Dan seperti yang saya katakan hari ini, kami berada di jalur yang baik dan ini belum berakhir. Kami harus terus maju, terus bekerja keras. Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena tahun ini luar biasa bagi saya sebagai pemain muda yang bermain di AFCON pada usia 19 tahun, mengikuti kualifikasi Piala Dunia, bermain di Bundesliga, dan saya sedang dalam perjalanan untuk bermain di Piala Dunia. Saya bangga pada diri saya sendiri dan ingin berterima kasih kepada semua orang di klub yang memberi saya kesempatan luar biasa ini untuk berada di sini hari ini," tuturnya.
Diomande kembali menegaskan bahwa dukungan tim di sekitarnya sangat memudahkan transisi kariernya. Hal ini membuatnya tetap rendah hati di tengah sorotan media internasional dan minat klub-klub elite dunia.
"Sungguh mudah ketika Anda dikelilingi oleh tim yang baik," kata Diomande.
Bagi sang pemain, konsistensi bermain adalah satu-satunya variabel yang bisa ia kendalikan sepenuhnya saat ini. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya hanya ingin fokus pada sepak bola.
"Anda hanya perlu bekerja dan mereka akan mengurus segalanya karena satu-satunya hal yang bisa saya kendalikan adalah bermain sepak bola," jelas Diomande.
Ambisi Leipzig untuk kembali ke Liga Champions musim depan menjadi prioritas terdekat Diomande. Di sisi lain, sumber internal klub menyebutkan bahwa tawaran besar tetap memungkinkan terjadinya proses negosiasi lebih lanjut pada jendela transfer musim panas nanti.
"Kontrak saya sampai 2030. Saya adalah pemain Leipzig. Saya ingin terus membantu tim ini," ujar Diomande.
Ia kembali menekankan komitmennya untuk memberikan kontribusi terbaik di setiap sesi latihan dan pertandingan resmi. Leipzig sendiri menganggap Diomande sebagai aset jangka panjang yang sulit dilepas tanpa mahar yang sesuai.
"Klub ini banyak membantu saya, bukan hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai pribadi. Saya hanya ingin membalasnya dengan memberikan yang terbaik di lapangan setiap hari," tambah Diomande dikutip dari Harian Disway.
Rumor kepindahan ini juga sempat dikaitkan dengan nama Loïs Openda dalam beberapa pemberitaan olahraga. Namun, Yan Diomande tetap menjadi figur sentral yang diproyeksikan mengisi kekosongan lini serang Liverpool di masa depan.
"Melihat banyak klub membicarakan Anda itu bisa menjadi motivasi. Tapi saya tetap fokus pada sepak bola saya," tegas Diomande.
Ketertarikan Liverpool didasari pada kebutuhan mendesak akan penyerang sayap yang memiliki kecepatan dan ketajaman serupa dengan karakter Mohamed Salah. Diomande saat ini sedang mempersiapkan diri untuk membela negaranya di ajang Piala Dunia mendatang.
"Saya tidak terlalu memikirkan hal-hal di luar lapangan. Tugas saya hanya bermain sepak bola dan memberikan yang terbaik," jelas Diomande melalui harian.disway.id.
"Tentu saja, Anda akan merasa senang dan termotivasi untuk melakukan lebih baik lagi ketika mendengar kabar seperti itu," ujar Openda ketika ditanya mengenai ketertarikan Liverpool.
Pernyataan ini mencerminkan antusiasme para pemain muda di Bundesliga ketika dikaitkan dengan klub besar di Liga Inggris. Meski demikian, manajemen RB Leipzig masih memegang kendali penuh atas masa depan para bintang mudanya tersebut.
"Saya tidak terlalu memikirkan hal-hal di luar lapangan saat ini. Fokus utama saya adalah bermain sepak bola sebaik mungkin di setiap pertandingan. Urusan di luar lapangan sepenuhnya saya serahkan kepada perwakilan saya. Mendengar banyak klub besar membicarakan nama saya memang memberikan motivasi ekstra, namun hal terpenting bagi saya adalah tetap fokus pada tugas saya di lapangan," pungkas Openda dilansir dari tandaseru.id.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·