Atlet renang DKI Jakarta, Jason Donovan Yusuf, menargetkan perbaikan catatan waktu pribadi melalui ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 sebagai persiapan menuju Asian Games Nagoya. Kompetisi ini berlangsung di Stadion Akuatik GBK pada 28 Februari hingga 7 Mei 2026, dilansir dari Detik Sport.
Partisipasi Jason dalam kejuaraan domestik ini difokuskan untuk mengasah ketahanan fisik sebelum bertolak ke Jepang. Peraih dua medali emas SEA Games 2025 tersebut turun di lima nomor berbeda, termasuk spesialisasi 100 meter gaya punggung.
"Kejurnas ini jadi pemanasan saya sebelum persiapan Asian Games. Karena masih ada beberapa hal yang bisa diperbaiki lagi, terutama endurance-nya dan detail-detail kecilnya saja sih, di setiap nomor-nomornya," kata Jason, atlet renang.
Meskipun berstatus sebagai unggulan nasional, Jason mengakui bahwa level kompetisi di dalam negeri tetap memberikan tantangan besar. Ia menyebut kondisi fisiknya saat ini belum mencapai level maksimal seperti saat berlaga di Thailand tahun lalu.
"Jadi untuk lawan negara sendiri sebenarnya masih tetap bersaing ketat, dan target saya di Kejurnas ini juga ingin mendekati best time saja. Karena setelah dari SEA Games (Thailand) kondisi badan belum se-fit di SEA Games, jadi mendekati best time sudah cukup sih," kata Jason.
Berdasarkan catatan rekor, Jason memegang waktu terbaik 55,08 detik untuk nomor 100 meter gaya punggung. Sementara untuk jarak 50 meter gaya punggung, ia telah menorehkan catatan waktu 25,36 detik yang menjadi modal penting menuju level Asia.
"Kan kemarin di SEA Games catatan waktu 50m punggung di 25,3 detik. Mungkin di Asian Games nanti sudah 25,1 detik atau 25,0 detik," ujar Jason.
Peningkatan kecepatan tersebut diproyeksikan melalui latihan intensif pasca Kejurnas. Jason menegaskan pentingnya menjaga kondisi mental agar tetap tenang tanpa beban target medali yang berlebihan demi hasil yang optimal.
"Tapi ekspektasi saya buat di Asian Games ingin enjoy the moment saja. Kayak di SEA Games kemarin enggak ada yang membebani medali kan buat saya. Jadi ya enjoy the moment saja," kata Jason.
Ambisi untuk memecahkan rekor pribadi tetap menjadi prioritas utama sang atlet di tengah ketatnya persaingan peringkat Asia. Penajaman waktu dinilai sebagai indikator paling realistis untuk menembus posisi tiga besar pada ajang multievent mendatang.
"Tetap ada target. Mungkin ingin best time karena dari waktu terbaik itu bisa masuk ke peringkat 1,2,3. Kan lumayan juga," kata Jason.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·