Jemaah Haji Merauke Transit di Jayapura Sebelum Tiba di Makassar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sebanyak 95 jemaah calon haji asal Kabupaten Merauke tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar pada Senin (11/5/2026) setelah menempuh perjalanan udara panjang dengan transit di Jayapura. Dilansir dari Cahaya, rombongan yang tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Makassar ini terpaksa berganti pesawat akibat pembatalan jadwal penerbangan langsung.

Perubahan rute ini mengakibatkan jemaah harus menjalani dua kali penerbangan sebelum mencapai titik kumpul di Makassar. Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, mengonfirmasi adanya penambahan waktu tempuh yang signifikan bagi para jemaah tersebut.

"Dari Merauke ke Jayapura itu sekitar satu jam, kemudian transit satu jam setengah, baru lanjut lagi ke Makassar sekitar tiga jam. Jadi ada dua kali penerbangan," katanya kepada Tribun Timur di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang.

Pemerintah daerah menyatakan bahwa awalnya tersedia jadwal penerbangan yang menghubungkan Merauke langsung ke Makassar. Namun, rencana tersebut tidak dapat terealisasi sesuai jadwal semula.

"Karena sebetulnya harusnya ada Merauke langsung Makassar, tapi dibatalkan. Alasannya kami tidak tahu," ujarnya.

Guna mengantisipasi kelelahan fisik dan mental, pendamping haji memberikan perhatian khusus kepada jemaah, terutama kategori lanjut usia. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas emosional jemaah selama masa tunggu di embarkasi.

"Kami selalu bilang bagaimana menciptakan suasana yang terus bahagia. Karena orang-orang di usia lanjut ini harus kita buat bahagia," ungkap Fauzun Nihayah, Wakil Bupati Merauke.

Fauzun juga menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap lansia. Jemaah diminta untuk memprioritaskan istirahat agar kondisi fisik tetap bugar sebelum bertolak menuju Tanah Suci untuk menjalani rangkaian Armuzna.

"Jemaah harus mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak diperlukan," kata Fauzun Nihayah, Wakil Bupati Merauke.

Selain faktor kesehatan, penguatan solidaritas antarjemaah menjadi poin utama yang ditekankan oleh pihak pemerintah kabupaten. Koordinasi antarjemaah diharapkan dapat mempermudah proses ibadah di tengah kerumunan massa nantinya.

"Jemaah haji juga kita sampaikan untuk tetap kompak, jaga kekompakan antara satu dengan yang lain, karena kita juga harus saling melindungi," jelas Fauzun Nihayah, Wakil Bupati Merauke.