Presiden Barcelona Joan Laporta melayangkan protes keras terhadap kinerja wasit setelah timnya tersingkir dari perempat final Liga Champions oleh Atletico Madrid pada Rabu (15/4) dini hari WIB. Barcelona gagal melaju ke semifinal setelah kalah agregat 2-3 akibat kekalahan di leg pertama dan kemenangan tipis 2-1 di leg kedua.
Kekalahan tipis pada pertandingan leg kedua di Stadion Wanda Metropolitano diwarnai dengan keluarnya kartu merah untuk bek Eric Garcia. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Laporta menilai keputusan wasit Clement Turpin dan Istvan Kovacs sepanjang dua laga perempat final tersebut sangat merugikan timnya.
Kinerja perangkat pertandingan dalam dua pertemuan tersebut dinilai memalukan oleh pihak manajemen Barcelona. Laporta menyoroti intervensi Video Assistant Referee (VAR) yang mengubah hukuman kartu kuning menjadi merah bagi pemainnya, yang dianggap merusak peluang kemenangan klub asal Catalan tersebut.
"Pertama-tama, selamat kepada Atletico atas lolosnya ke semifinal, tetapi itu tidak mengurangi fakta bahwa wasitnya memalukan," kata Joan Laporta, Presiden Barcelona. Ia menambahkan bahwa setelah leg pertama, timnya tidak mendapatkan penalti atas pelanggaran handball pemain lawan.
Selain masalah kartu merah Eric Garcia, Laporta juga mengeluhkan dianulirnya gol Ferran Torres karena dianggap offside serta dugaan pelanggaran terhadap Dani Olmo dan Fermin Lopez. Ia mengklaim bibir Fermin robek akibat permainan keras lawan yang tidak diganjar kartu kuning oleh wasit.
Klub telah menyampaikan keluhan resmi kepada UEFA setelah pertandingan leg pertama, namun otoritas sepak bola Eropa tersebut menolak protes awal Barcelona. Laporta menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan berencana menuntut penjelasan lebih lanjut atas rentetan kejadian tersebut.
Barcelona mencatat dua kartu merah dalam dua laga melawan Atletico Madrid, yakni Pau Cubarsi di leg pertama dan Eric Garcia di leg kedua. Pihak klub dijadwalkan akan mengajukan surat keberatan resmi kedua dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti insiden kepemimpinan wasit pada Selasa malam tersebut.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·