Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie gagal mengamankan poin pertama bagi tim Merah Putih setelah menyerah dua gim langsung kepada Christo Popov pada laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026) atau Rabu dini hari WIB.
Kekalahan Jonatan Christie dengan skor 19-21 dan 14-21 membuat Indonesia tertinggal sementara 0-1 dari Prancis. Laga yang berlangsung ketat di gim pertama tersebut berakhir dengan kemenangan wakil Prancis setelah Jonatan gagal mempertahankan momentum di poin-poin krusial.
Kondisi fisik Jonatan sebenarnya berada dalam level yang cukup baik, meskipun terdapat kendala teknis pada bagian tubuh bawahnya. Pemulihan pasca-laga sebelumnya juga diklaim berjalan lancar oleh pemain yang akrab disapa Jojo tersebut.
"Dari segi fisikal semuanya baik tapi mungkin memang sedikit terhambat di bagian lowernya. Tapi saya sudah melakukan yang terbaik, untuk recovery juga sangat baik," kata Jonatan dalam keterangan tertulis PP PBSI yang dilansir Antara.
Meskipun sempat menyamakan kedudukan dan mencoba mengikuti irama permainan lawan pada gim pertama, Jonatan mengakui bahwa kesalahan sendiri menjadi faktor utama kekalahannya. Ia menyesali hilangnya peluang saat posisi poin seharusnya bisa ia kendalikan.
"Padahal tadi sudah bisa take over poinnya," ujar Jonatan.
Kehilangan gim pertama dinilai Jonatan sebagai titik balik yang menyulitkan langkahnya untuk bangkit di gim kedua. Kondisi lapangan dan tekanan pertandingan membuat upaya untuk membangun kembali ritme permainan menjadi tantangan berat bagi tunggal putra peringkat atas dunia tersebut.
"Disayangkan memang di gim pertama harusnya itu modal yang cukup bagus. Tapi ketika lepas, momentumnya itu yang harus dibangun lagi dan tidak mudah dengan kondisi yang ada juga," katanya.
Di sisi lain, Jonatan memberikan apresiasi tinggi terhadap performa Christo Popov yang dinilai bermain sangat tenang. Pertahanan solid yang ditunjukkan wakil Prancis tersebut membuat Jonatan kesulitan untuk menembus dan mendapatkan angka.
"Selain itu, Christo juga bermain cukup baik hari ini, dari defense-nya, dari lebih sabarnya juga," ujarnya.
Menutup keterangannya, Jonatan menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan tim Indonesia karena tidak berhasil memberikan angka pembuka. Ia menaruh harapan besar kepada rekan-rekannya yang akan bertanding di empat partai sisa untuk tetap fokus mengejar kemenangan.
"Saya minta maaf karena tidak bisa memberikan poin untuk tim Indonesia. Saat ini kami tertinggal tapi saya berharap, teman-teman tidak terpengaruh dengan hal tersebut," ujar Jonatan.
Perjuangan Indonesia dilanjutkan oleh Alwi Farhan yang melawan Alex Lanier pada partai kedua. Selain itu, komposisi tim mencakup Anthony Sinisuka Ginting di tunggal ketiga, serta pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di sektor ganda.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·