Jumlah Penumpang Kereta Lokal di Jawa Barat Meningkat Signifikan

Sedang Trending 3 hari yang lalu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan adanya kenaikan volume penumpang pada layanan kereta api lokal di wilayah Jawa Barat selama periode kuartal I-2026 yang berakhir pada Kamis (16/4/2026).

Data operasional menunjukkan KA Lokal Bandung Raya telah mengangkut sebanyak 2,8 juta pelanggan dalam tiga bulan pertama tahun ini. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 16,6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 2,4 juta orang.

Peningkatan jumlah pengguna jasa juga terjadi pada layanan KA Lokal Garut dengan relasi Purwakarta–Garut pulang pergi (PP). Dilansir dari Money, jumlah penumpang pada rute ini mencapai 778.837 pelanggan atau tumbuh 11,6 persen dari pencapaian tahun lalu yang sebesar 697.612 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kereta api lokal memegang peranan krusial sebagai penghubung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah tersebut. Layanan ini dinilai telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian warga.

"Di jalur inilah, kereta api menjadi penghubung yang menjaga aktivitas masyarakat tetap bergerak. Layanan KA lokal menjadi bagian yang melekat dalam keseharian masyarakat," kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI dalam keterangan resminya.

Rute KA Lokal Bandung Raya yang menghubungkan Padalarang hingga Cicalengka melewati titik-titik strategis seperti pusat pendidikan di Rancaekek dan area bisnis di Kota Bandung. Stasiun Bandung tetap menjadi simpul utama yang mengintegrasikan perjalanan lokal dengan layanan kereta api jarak jauh.

Sementara itu, KA Lokal Garut melayani rute yang lebih luas melintasi wilayah pegunungan hingga pusat ekonomi di Purwakarta. Jalur ini memberikan akses bagi masyarakat menuju fasilitas publik esensial seperti rumah sakit, sekolah, dan pasar tradisional di sepanjang lintasan Priangan Timur.

Faktor keterjangkauan harga tiket menjadi pendorong utama tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi massal ini. Saat ini, tarif perjalanan kereta api lokal ditetapkan berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 14.000 sesuai dengan jarak tempuh pelanggan.

Anne menegaskan bahwa kereta lokal mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dengan kebutuhan mobilitas yang beragam dalam satu waktu perjalanan. Pihak KAI berkomitmen untuk terus menjaga keterhubungan antarwilayah guna mendukung produktivitas masyarakat setiap harinya.