KA Pariaman Ekspres, Perjalanan Singkat dengan Pemandangan Pesisir Sumatra Barat

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Triwulan I 2026: 382.748 pelanggan, meningkat 10,16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya

Jakarta (ANTARA) - Akhir pekan sering menjadi waktu untuk rehat sejenak dari rutinitas. Di Sumatra Barat, perjalanan singkat dengan kereta api bisa menjadi pilihan yang terasa dekat dan praktis, sekaligus menghadirkan suasana yang berbeda.

Sepanjang Triwulan I 2026, KA Pariaman Ekspres melayani 382.748 pelanggan, meningkat 10,16% dibandingkan Triwulan I 2025 sebanyak 347.459 pelanggan. Kenaikan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh, sekaligus menandakan perjalanan jarak dekat semakin menjadi bagian dari aktivitas harian hingga akhir pekan.

KA Pariaman Ekspres melayani relasi Pauh Lima–Padang–Naras pulang pergi dengan jarak tempuh sekitar 75 kilometer. Sejak diberlakukannya Gapeka 2025, frekuensi perjalanan bertambah menjadi lima kali pulang pergi setiap hari. Dengan tarif Rp5.000, perjalanan ini menjadi pilihan yang mudah dijangkau untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas rutin hingga bepergian santai.

Perjalanan dimulai dari Pauh Lima, bergerak menuju pusat Kota Padang, lalu berlanjut ke wilayah pesisir hingga Naras di Kota Pariaman. Kereta api berhenti di sejumlah titik seperti Alai, Air Tawar, Tabing, hingga Lubuk Alung yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Dari kawasan pendidikan, permukiman, hingga pasar tradisional, setiap pemberhentian memiliki perannya masing-masing.

Di beberapa titik perjalanan, jalur kereta api berjalan beriringan dengan pesisir. Dari jendela, penumpang dapat melihat hamparan laut lepas, deretan pohon kelapa, hingga aktivitas masyarakat di sepanjang pantai. Pemandangan ini menjadi pengalaman tersendiri, terutama saat perjalanan mendekati wilayah Pariaman.

Setibanya di Pariaman, suasana pantai menjadi daya tarik utama. Pantai Gandoriah yang berada tidak jauh dari stasiun menjadi salah satu tujuan favorit. Pengunjung dapat berjalan santai di tepi pantai, menikmati kuliner khas seperti sala lauak, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.

Perjalanan ini juga memperlihatkan kehidupan masyarakat pesisir Sumatra Barat yang berjalan dalam ritme yang khas. Aktivitas nelayan, pasar, hingga rumah-rumah dengan arsitektur Minangkabau menjadi bagian dari pengalaman yang terasa dekat dengan keseharian.

“KA Pariaman Ekspres menjadi bagian dari perjalanan masyarakat, baik untuk aktivitas rutin maupun saat ingin menikmati waktu di akhir pekan. Perjalanan yang singkat ini menghadirkan pengalaman yang berbeda di setiap rutenya,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

KAI terus melakukan evaluasi layanan dengan mendengarkan masukan pelanggan serta menyesuaikan dengan kebutuhan perjalanan saat ini. Dengan frekuensi perjalanan yang semakin baik dan akses yang mudah dijangkau, KA Pariaman Ekspres hadir sebagai pilihan yang nyaman, terjangkau, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Bagi masyarakat yang ingin mengisi akhir pekan dengan cara yang sederhana, perjalanan ini bisa menjadi pilihan. Dari kota menuju pesisir, perjalanan terasa ringkas, dengan pengalaman yang tetap berkesan,” tutup Anne.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.