Kaesang sebut Papua harus sama majunya dengan daerah-daerah lain

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyatakan bahwa wilayah Papua harus sama majunya dengan pulau-pulau lain yang sudah maju infrastrukturnya.

"Kami juga ingin masyarakat Papua bisa merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat di Pulau Jawa dalam soal infrastruktur,” kata Kaesang dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.

Demikian disampaikan Kaesang saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Papua Pegunungan di Wamena serta melantik Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Papua Pegunungan.

Kaesang juga mengatakan Papua adalah bagian dari keluarga Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

"Percayalah bapak dan ibu semua, kami sekeluarga sering berkunjung ke Papua, ke seluruh provinsi yang ada di Papua, karena kami benar-benar sangat mencintai masyarakat Papua," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Yotam Wonda menjelaskan kedatangan Kaesang di Wamena disambut tarian Aster dari Suku Dani di Lembah Baliem. Yotam mengaku bahwa dia sangat senang dan terharu saat kedatangan Kaesang.

"Di Bandara tadi, saya merasa sangat terharu ketika melihat Mas Kaesang tiba dan menginjakkan kaki di Lembah Baliem ini,” kata dia.

Ia juga memuji Kaesang yang bisa sampai di Papua Pegunungan. Sebab, banyak ketua umum partai dan anak-anak mantan pimpinan negara yang tidak pernah mengunjungi Papua Pegunungan.

"Menurut keterangan tadi, ini yang kedua kali Mas Kaesang hadir di Papua Pegunungan dan jarang dilakukan oleh pimpinan partai politik yang lain dan anak-anak mantan pimpinan negara lain. Saya melihat kesederhanaan dalam sosok Mas Kaesang," tuturnya.

Baca juga: Kaesang lantik pengurus DPW PSI Papua Tengah

Baca juga: PSI: Indonesia perlu persatuan, bukan manuver politik

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.