Eks CEO SriLankan Airlines ditemukan tewas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kolombo (ANTARA) - Mantan CEO SriLankan Airlines, Kapila Chandrasena, yang menghadapi tuduhan suap terkait pembelian pesawat Airbus untuk maskapai penerbangan nasional tersebut, ditemukan tewas di kediamannya di Kolombo pada Jumat pagi, kata polisi.

Komisi Penyelidikan Dugaan Suap atau Korupsi Sri Lanka sebelumnya telah menangkap Chandrasena atas dugaan menerima suap sebesar 2 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.362) terkait kesepakatan pengadaan pesawat Airbus untuk SriLankan Airlines.

Chandrasena sebelumnya telah memberikan pernyataan mengenai bagaimana uang yang diduga sebagai suap tersebut didistribusikan kepada sejumlah tokoh politik terkemuka, termasuk mantan Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa. Pengadilan kemudian menahannya sebelum membebaskannya dengan jaminan.

Pengadilan Magistrat Utama Colombo pada Kamis (7/5) mengeluarkan surat perintah penangkapan baru terhadap Chandrasena setelah Komisi Penyelidikan Dugaan Suap atau Korupsi memberi tahu pengadilan bahwa dua orang yang diajukan sebagai penjamin jaminannya diduga merupakan pihak bayaran.

Komisi tersebut mengatakan kepada pengadilan bahwa pengaturan itu melanggar syarat jaminan serta menyalahgunakan kepercayaan pengadilan. Setelah mempertimbangkan pengajuan tersebut, pengadilan memerintahkan penangkapan kembali Chandrasena.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.