Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai provinsi pendukung akselerasi konektivitas digital tahun 2026.
"Penghargaan ini diberikan dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang diselenggarakan oleh detik.com di The Sultan Hotel, Jakarta," kata Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, dalam keterangan di Samarinda, Sabtu.
Andi Muhammad Ishak mewakili Kaltim menerima penghargaan itu, menjelaskan bahwa Kaltim dinilai unggul dalam mendorong pemerataan infrastruktur teknologi dan memperkecil jurang digital di wilayahnya.
Menanggapi capaian ini, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menekankan bahwa infrastruktur hanyalah langkah awal. Hal yang jauh lebih krusial adalah pemberdayaan SDM melalui literasi digital.
Baca juga: Mendukbangga: PP Tunas perkuat pengasuhan oleh ayah di era digital
“Kita tidak ingin masyarakat hanya sekadar terhubung dengan internet. Terus perkuat literasi digital agar program internet desa ini memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat,” tegas Rudy Mas'ud.
Dalam arahannya, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa Apresiasi Konektivitas Digital 2026 merupakan bentuk penghormatan bagi pihak-pihak yang telah bekerja nyata memperluas akses informasi di tanah air.
Ia mengapresiasi kolaborasi Pemprov Kaltim yang konsisten mewujudkan perubahan digital yang inklusif.
Loncatan digital Kaltim ini tidak lepas dari intervensi kebijakan yang strategis melalui program Gratispol, khususnya sub-program Internet Desa Gratis.
Sejak diluncurkan pada 21 April 2025, program ini telah menunjukkan hasil yang masif yakni berhasil menghadirkan akses internet di 803 desa dari total 841 desa di Kaltim, dan masih tersisa 38 desa ditargetkan tuntas teraliri sinyal pada tahun ini.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas bandwidth dan mendorong pemanfaatan internet untuk sektor produktif, seperti UMKM desa dan pelayanan publik digital.
Penghargaan ini menjadi bukti otentik komitmen Kaltim dalam mempercepat transformasi digital, memastikan tidak ada lagi warga di pelosok yang tertinggal dalam arus informasi global.
Baca juga: Nezar tekankan talenta digital harus pahami interaksi AI secara tepat
Pewarta: Arumanto
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·