Kanada Penuhi Komitmen NATO 2% Anggaran Pertahanan pada 2025

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan negaranya telah memenuhi komitmen pertahanan NATO sebesar 2% dari PDB, menyusul kritik dari mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan Carney saat konferensi pers di Monteregie, Quebec, baru-baru ini.

Carney membela komitmen Ottawa terhadap aliansi tersebut, meskipun Kanada baru mencapai target belanja pertahanan NATO sebesar 2% pada tahun 2025. Sebelumnya, Kanada telah bertahun-tahun berada jauh di bawah target tersebut.

Ia mengakui bahwa negaranya belum mencapai angka tersebut sejak era Perang Dingin, menunjukkan titik lemah dalam argumennya menanggapi Trump. "Beberapa minggu yang lalu, untuk pertama kalinya sejak runtuhnya Tembok Berlin, kami memenuhi komitmen NATO kami dalam hal 2% pengeluaran pertahanan," ujar Carney.

Donald Trump sendiri telah mengkritik beberapa sekutu NATO atas apa yang ia anggap sebagai dukungan lemah selama konflik Iran. Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump memperingatkan bahwa aliansi tersebut "tidak ada saat kami membutuhkan mereka dan tidak akan ada lagi jika kami membutuhkan mereka lagi."

Ketika seorang reporter menanyakan tentang ancaman Trump untuk menghukum anggota NATO, termasuk Jerman dan Spanyol yang anti-konflik, Carney dengan bangga menyatakan bahwa Kanada "memenuhi komitmen NATO-nya."

Laporan pengeluaran pertahanan NATO 2014-2025 memperkirakan belanja pertahanan Kanada sebesar 1,01% dari PDB pada tahun 2014, dan berada di bawah 1,5% hingga tahun 2024. Angka ini kemudian mencapai 2,01% pada tahun 2025.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte memuji Trump karena mendorong para sekutu untuk memenuhi target 2% tersebut. Beberapa negara Blok Timur dilaporkan telah meningkatkan kontribusi mereka secara signifikan.

Dalam satu dekade terakhir, belanja pertahanan Amerika Serikat rata-rata sekitar 3,3% dari PDB, jauh lebih tinggi dibandingkan Kanada yang sekitar 1,3%. Angka PDB AS juga lebih besar secara keseluruhan dibandingkan semua anggota NATO lainnya.

Berdasarkan perhitungan dari laporan tersebut, Yunani dan Inggris secara konsisten menjadi dua negara teratas yang berkontribusi pada pendanaan NATO. Di sisi lain, Kanada, Spanyol, Belgia, Republik Ceko, dan Hungaria berada di tingkat bawah rata-rata. Luksemburg menjadi satu-satunya negara di bawah mereka, dengan rata-rata kontribusi 0,6% dari PDB kepada NATO.

Rutte sebelumnya sempat membuat kehebohan karena pernyataannya yang terkesan menyebut Trump sebagai "daddy." Namun, ia menjelaskan pekan ini bahwa terjemahan dari bahasa Belanda ke bahasa Inggris tersebut keliru. Rutte bermaksud merujuk pada Trump sebagai sosok disipliner yang kuat di saat Trump marah terhadap Israel dan Iran.

"Dalam bahasa Belanda, Anda akan mengatakan terjemahan dari 'your father' adalah 'daddy'. Saya akan bilang, kadang-kadang, 'daddy' harus marah, jadi saya tidak akan mengatakan [dia adalah] 'daddy' saya," katanya mengenai pertemuan antara kedua tokoh tersebut di Den Haag Juni lalu.