Kapolda Riau Janji Berantas Narkoba di Panipahan Usai Protes Ibu&Ibu

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan apresiasi resmi kepada kelompok ibu-ibu di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, yang menyuarakan keresahan atas masifnya peredaran narkoba di wilayah pesisir tersebut pada Kamis (16/4/2026).

Aspirasi yang disampaikan masyarakat pada Jumat pekan lalu itu dinilai sebagai dorongan penting bagi kepolisian untuk mengevaluasi kinerja aparat di lapangan. Dilansir dari Detikcom, Irjen Herry Heryawan mengakui adanya keterbatasan perhatian pemerintah dan kepolisian di wilayah Panipahan selama ini.

"Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu yang menyampaikan aspirasi di Panipahan Jumat lalu, saya jujur harus terima kasih kepada mereka dan setelah ini saya akan memberikan apresiasi atas apa yang sudah mereka lakukan," ujar Irjen Herry Heryawan di Mapolda Riau, Pekanbaru.

Herry menjelaskan bahwa protes tersebut merupakan refleksi dari dampak nyata peredaran narkoba yang telah merusak tatanan keluarga di komunitas nelayan. Ia menyebut aksi para ibu tersebut bukan sekadar demonstrasi, melainkan jeritan hati keluarga yang terdampak langsung oleh barang haram tersebut.

Evaluasi internal dilakukan Kapolda Riau mengingat adanya kekosongan kehadiran negara di wilayah tersebut yang memicu keresahan sosial. Pihaknya mengakui bahwa sentuhan dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah masih sangat minim di lokasi tersebut.

Selain masalah pengawasan, Irjen Herry menyoroti mitos keliru di kalangan nelayan Panipahan yang menganggap narkoba dapat meningkatkan stamina saat melaut. Penggunaan narkoba justru terbukti menghancurkan ekonomi keluarga hasil tangkapan ikan yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

"Kalau nelayan Panipahan mendapatkan ikan setelah mancing berhari-hari, lalu uangnya dihabiskan buat beli narkoba dan masuk karaoke katanya biar kuat, itu tidak ada! Itu hanya ilusi yang menghancurkan ekonomi keluarga mereka," lanjut Herry.

Polda Riau kini berkomitmen menjadikan peristiwa di Panipahan sebagai titik balik untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat setempat. Langkah ini diambil guna memastikan pemberantasan narkoba menjangkau hingga ke akar rumput di wilayah terpencil.