Kasus Hantavirus Meningkat di Rio Grande do Sul Brasil

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pemerintah Negara Bagian Rio Grande do Sul mengonfirmasi dua temuan kasus infeksi hantavirus di wilayah pedesaan hingga Senin (11/5/2026). Satu pasien dilaporkan meninggal dunia akibat komplikasi infeksi virus yang ditularkan oleh hewan pengerat liar tersebut.

Data kesehatan setempat mencatat temuan ini berasal dari wilayah Antônio Prado dan Paulo Bento, di mana korban jiwa berasal dari lokasi terakhir. Berdasarkan laporan Metro1, kasus ini tidak memiliki keterkaitan dengan wabah serupa yang sebelumnya teridentifikasi pada sebuah kapal pesiar asal Argentina.

Tren infeksi hantavirus di Rio Grande do Sul menunjukkan fluktuasi dalam lima tahun terakhir dengan puncak kasus tertinggi terjadi pada 2022. Penyakit ini tetap dikategorikan sebagai kondisi langka namun memiliki tingkat fatalitas yang tinggi jika berkembang menjadi sindrom kardiopulmoner.

Berikut adalah catatan statistik perkembangan kasus hantavirus di negara bagian tersebut sejak tahun 2020:

Data Tahunan Kasus Hantavirus di Rio Grande do SulTahunJumlah Kasus
20258 kasus
20247 kasus
20236 kasus
20229 kasus
20213 kasus
20201 kasus

Mekanisme penularan hantavirus umumnya terjadi melalui kontak langsung dengan feses, urin, air liur, atau gigitan tikus liar di area pertanian. Gejala awal infeksi meliputi demam, sakit kepala, serta nyeri otot yang dapat memburuk menjadi sesak napas akut dan syok jantung.

Otoritas kesehatan Brasil menekankan bahwa tikus perkotaan biasa bukanlah pembawa virus jenis ini di wilayah mereka. Upaya pencegahan difokuskan pada penggunaan alat pelindung diri bagi pekerja di gudang atau area tertutup yang jarang digunakan guna menghindari inhalasi partikel yang terkontaminasi.

Selain di Rio Grande do Sul, infeksi serupa juga ditemukan di Negara Bagian Paraná dan Minas Gerais, di mana seorang pria berusia 46 tahun meninggal dunia. Meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan transmisi antarmanusia di kapal pesiar, otoritas Brasil memastikan kasus domestik saat ini tetap berstatus terisolasi.